Pemukiman kumuh di pinggiran rel. Warga berpenghasilan rendah dan tidak tetap membutuhkan KPR khusus yang sesuai kemampuan mereka. dok/MI/Ramdani
Pemukiman kumuh di pinggiran rel. Warga berpenghasilan rendah dan tidak tetap membutuhkan KPR khusus yang sesuai kemampuan mereka. dok/MI/Ramdani

Penyaluran KPR Indonesia Masih Rendah

Properti program sejuta rumah kpr hunian dp 0%
Rizkie Fauzian • 04 Februari 2019 03:13
Jakarta: Penyaluran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) di Indonesia lebih rendah dibandingkan negara Asia lainnya. Bahkan rasio KPR terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia hanya 2 persen sementara Singapura 44 persen dan Malaysia 38,4 persen.
 
"Masih banyak ruang bagi kita untuk mengembangkan sektor properti. Makanya kita mencoba melonggarkan pada 2018 kemarin," kata Manager Departemen Makro Prudensial Bank Indonesia Bayu Adi Gunawan seperti dilansir Antara.
 
Kebijakan pelonggaran loan to value (LTV ) atau limit kredit dari BI yang diberlakukan tahun lalu membuat bunga KPR masih dalam persentase yang memungkinkan konsumen membeli properti. BI memberikan kewenangan kepada perbankan untuk mengatur uang muka.

"Perbankan bisa mengatur sendiri jumlah LTV/FTV dari kredit atau pembiayaan pertama sesuai dengan analisis bank terhadap debitur mereka dan kebijakan manajemen risiko bank masing-masing," jelasnya.


Pelonggaran LTV tersebut merupakan bagian dari bauran kebijakan yang ditujukan mendorong perekonomian melalui pertumbuhan kredit properti. Secara nasional pertumbuhan kredit properti masih memiliki potensi akselerasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini pangsa kepemilikan KPR oleh debitur muda berusia 26-35 tahun meningkat. Sebaliknya, pangsa KPR yang dimiliki oleh debitur usia 36-45 tahun sejak 2014 lalu terus menurun," papar Bayu.
 

 

(LHE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif