Menteri PUPR bakal mempelajari pengalaman Korsel membangun smart city. Ilustrasi: Shutterstock
Menteri PUPR bakal mempelajari pengalaman Korsel membangun smart city. Ilustrasi: Shutterstock

Menteri PUPR Bakal Pelajari Konsep Smart City dari Korea Selatan

Rizkie Fauzian • 04 November 2021 13:59
Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berencana mengunjungi Korea Selatan untuk mempelajari proyek smart city atau kota pintar Negeri Ginseng tersebut.
 
Akhir tahun ini, Basuki bakal mengunjungi Smart Village di Eco Delta City, Songdo City dan Sejong City. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari pengalaman Korsel membangun smart city.
 
"Saya tertarik untuk mempelajari bagaimana kota-kota baru itu dibangun dari awal, bagaimana konsep kota pintar dapat diimplementasikan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 4 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Basuki menambahkan bahwa Kementerian PUPR ingin banyak mempelajari pengalaman Korsel sehubungan dengan rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur. 
 
"Saat ini Rancangan UU IKN sudah disampaikan Pemerintah ke DPR untuk dibahas lebih lanjut dan mendapatkan persetujuan," katanya.
 
Hal tersebut disampaikan Menteri PUPR pada pelaksanaan Conference of the Parties (COP) ke-26 di Glasgow, Skotlandia. Selanjutnya Basuki mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Lingkungan Korea Selatan Han Jeoung-ae.
 
Menteri Basuki menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang telah terjalin antara kedua negara di bidang infrastruktur, yakni persiapan penyelenggaraan The 2nd Asia International Water Week (AIWW) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur yang semula direncanakan pada November 2021 ditunda menjadi Maret 2022 dengan tetap mempertimbangkan kondisi covid-19 pandemi di dunia khususnya Indonesia. 
 
"Saya juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Korea Selatan atas dukungannya untuk memperkuat kerja sama infrastruktur, termasuk ahli bendungan yang dirasakan sangat membantu," jelasnya.
 
Kerjasama lainnya terkait pengembangan infrastruktur berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (TIK/ICT), khususnya teknologi Advanced Hydrologic Measurement dan Pilot Project Smart Water Management Denpasar.
 
Menteri Basuki berharap dengan pemanfaatan TIK akan membantu untuk pengumpulan data hidrologi dan informasi air secara terkini untuk mewujudkan pengelolaan air yang berkelanjutan dan efisien. 
 
"Saat ini dua kerja sama di bidang pemanfaataan TIK tersebut sedang dalam tahap persiapan untuk pelaksanaan.  Selain itu rencananya untuk pengembangan pemanfaatan bendungan untuk sumber energi terbarukan, seperti halnya pemanfaatan tenaga hidro dan pemasangan panel surya di bendungan untuk menghasilkan energi listrik," ungkapnya.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif