Realisasi anggaran Setjen Kementerian PUPR baru 33,44 persen. Ilustrasi: MI
Realisasi anggaran Setjen Kementerian PUPR baru 33,44 persen. Ilustrasi: MI

Realisasi Anggaran Sekjen Kementerian PUPR Capai Rp197,88 Miliar

Antara • 27 Juni 2022 14:19
Jakarta: Sekretariat Jenderal (Sekjen) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merealisasikan anggaran sebanyak Rp197,88 miliar atau 33,44 persen hingga 17 Juni 2022 dari total pagu tahun anggaran 2022 sebesar Rp591,77 miliar.
 
“Sehingga (realisasi) mencapai 33,4 persen, dengan capaian fisik 32,29 persen. Sehingga dengan demikian maka rencana penyerapan hingga akhir 2022, atau prognosis yang kami ajukan sebesar 93,5 persen,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR di Jakarta, Senin, 27 
 
Fatah memaparkan hingga akhir Mei 2022, Sekjen PUPR telah melaksanakan beberapa kegiatan utama. Pertama, pengelolaan, perencanaan dan penganggaran, dengan progres keuangan sebesar Rp48,6 miliar atau 31,5 persen. Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan seperti penyusunan 43 rencana aksi nasional berdasarkan hasil koordinasi pelaksanaan kegiatan strategis aksi nasional tahun anggaran 2022.
 
Baca juga: Kementerian PUPR Anggarkan Rp264 Miliar Perbaiki Jalan Penunjang IKN

Kedua, Sekjen PUPR juga merealisasikan anggaran Rp30,5 miliar atau progres keuangan 26,8 persen untuk kegiatan pengelolaan dan administrasi pegawai serta organisasi tata laksana. Contoh kegiatan di bidang ini, antara lain, adalah layanan dan informasi berupa pemeliharaan daya untuk SDM terpusat secara berjenjang, dan berkelanjutan dan terintegrasi untuk 40.325 pegawai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketiga, Sekjen PUPR melaksanakan kegiatan pengelolaan keuangan dengan realisasi Rp24,4 miliar dan progres keuangan Rp21,6 persen. Keempat, pengelolaan umum dengan realisasi Rp172,8 miliar atau progres keuangan 32,8 persen.
 
Dalam kegiatan pengelolaan umum, Sekjen PUPR telah merehabilitasi dan merenovasi bangunan gedung, pemeliharaan dan penyempurnaan lanskap dan prasarana lingkungan, serta perbaikan sarana utilitas.
 
Sejumlah kegiatan utama lainnya yang dilaksanakan Sekjen PUPR adalah, kelima, pembentukan dan evaluasi peraturan perundang-undangan serta advokasi hukum dengan realisasi Rp21,9 miliar dan progres keuangan sebesar 26,1 persen, keenam yakni pengelolaan barang milik negara dengan realisasi Rp37,5 miliar dan progres keuangan sebesar 27 persen.
 
Baca juga: 410 Jembatan Gantung Dibangun Selama 6 Tahun

Ketujuh yakni kegiatan penyelenggaraan dan pembinaan komunikasi publik dengan realisasi anggaran Rp42,9 miliar dan progres keuangan 25,7 persen, kedelapan yaitu pengkajian dan pemantauan pelaksanaan kebijakan dengan realisasi Rp36 miliar dan progres keuangan 32 persen.
 
Kegiatan utama yang kesembilan adalah pengelolaan data dan teknologi informasi Kementerian PUPR dengan realisasi Rp140,2 miliar dan progres keuangan 25 persen, dan kesepuluh yaitu penyelenggaraan fasilitasi infrastruktur daerah sebesar Rp36,7 miliar.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif