Apartemen berusia 300 tahun di Israel. (Foto: Amit Geron)
Apartemen berusia 300 tahun di Israel. (Foto: Amit Geron)

Bangunan Berusia 300 Tahun Dijadikan Apartemen

Properti apartemen bangunan unik desain interior bangunan sejarah
Rizkie Fauzian • 11 Oktober 2019 09:08
Tel Aviv: Apartemen mewah ini berada di dalam bangunan yang berusia 300 tahun di kota tua Jaffa, Tel Aviv, Israel. Kota tersebut dikenal memiliki jalan berliku dan pasar loak yang ramai.
 
Studio arsitektur Pitsou Kedem merenovasi bangunan tua menjadi apartemen mewah. Beberapa bagian bangunan tetap dipertahankan, yaitu dinding dari batu tua dengan struktur melengkung.
Bangunan Berusia 300 Tahun Dijadikan Apartemen
(Foto: Amit Geron)
Studio arsitektur Pitsou Kedem merancang apartemen bergaya kontemporer yang menggabungkan bangunan kuno dan arsitektur bergaya Ottoman yang lazim di kawasan tersebut.
Bangunan Berusia 300 Tahun Dijadikan Apartemen
(Foto: Amit Geron)
Sempat rusak dan beberapa bagian kamar dipenuhi puing, bangunan tersebut akhirnya direnovasi untuk mengembalikan bentuk aslinya.
Bangunan Berusia 300 Tahun Dijadikan Apartemen
(Foto: Amit Geron)
"Rumah itu dalam kondisi terbengkalai dan termasuk banyak puing yang menyembunyikan sebagian besar dinding batu asli," kata pendiri Studio Pitsou Kedem, Eponymous, dikutip Dezeen.
Bangunan Berusia 300 Tahun Dijadikan Apartemen
(Foto: Amit Geron)
Beberapa dinding dilapisi oleh lembaran logam tipis berwarna putih. Sebagian bukaan melengkung dibiarkan untuk menjaga ruang terhubung dengan baik agar menyambungkan kamar tidur utama dari pandangan.
Bangunan Berusia 300 Tahun Dijadikan Apartemen
(Foto: Amit Geron)
Jendela dan pintu pada fasad depan hunian telah di desain oleh panel-panel kaca berbingkai perunggu sehingga angin laut bisa masuk. Rak kayu telah di ganti ke dalam ceruk berkubah agar penghuni mudah melihat buku dan ornamen.
 
Dapur dilengkapi kabinet berwarna hitam pekat dengan perlengkapan dapur berbahan logam perak. Sementara, halaman belakang yang luas dapat dijadikan ruang makan outdoor saat musim panas.(Roslainy Putri A)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif