Pembangunan RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet capai 50 persen. Foto: Kementerian PUPR
Pembangunan RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet capai 50 persen. Foto: Kementerian PUPR

Pembangunan RS Darurat Covid 19 Capai 50%

Properti Virus Korona wisma atlet jakarta Berita Kementerian PUPR covid-19
Rizkie Fauzian • 21 Maret 2020 09:21
Jakarta: Pembangunan Rumah Sakit Darurat Covid 19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat mencapai 50 persen. Diperkirakan, penyelesaiannya rampung pada Minggu, 22 Maret 2020.
 
"Dari data yang ada di lapangan progres pembangunan RS Darurat Covid 19 sampai dengan Jumat (20 Maret 2020) sudah mencapai 50 persen. Kami harapkan pada Minggu, 22 Maret 2020 telah selesai 100 persen," kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Wisma Atlet Kemayoran, Sabtu, 21 Maret 2020.
 
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengerahkan lebih dari 700 tenaga kerja untuk merampungkan pembangunan Rumah Sakit Darurat Covid 19 tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami mengerahkan 700 orang lebih guna menyelesaikan pembangunan RS Darurat Covid 19 di Wisma Atlet Kemayoran," ujarnya.
 
Khalawi menyatakan Ditjen Perumahan akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya agar persiapan pemanfaatan Wisma Atlet Kemayoran untuk dijadikan Rumah Sakit Darurat Covid 19 dapat berjalan dengan baik di lapangan.
 
Khalawi menjelaskan bahwa saat ini sebagian logistik seperti peralatan medis dan tim medis akan mulai masuk RS Darurat Covid 19 mulai Sabtu, 21 Maret 2020. Diharapkan pada Senin, 23 Maret 2020 sudah dapat merawat pasien yang dikoordinasikan oleh Rumah Sakit RSPAD Gatot Subroto.
 
Selain itu, Khalawi menjelaskan berdasarkan hasil koordinasi dengan seluruh pihak terkait penanganan covid-19, seluruh pembiayaan akan ditanggung oleh BNPB.
 
Untuk operasionalisasi dan kebersihan tower 1, 6, 7 adalah INA Hotel sedangkan untuk tower 3 adalah Moritz. Sedangkan instalasi dan alat kesehatan serta alat rumah sakit dikoordinir oleh RSPAD Gatot Subroto yang bekerja sama dengan Kemenkes dan Paramedis.
 

 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif