Pecahan Permata Raksasa di Gading Serpong
Desain bangunannya yang mencolok, terinspirasi pecahan batu permata.
Tangerang:Bentuk hotel di Gading Serpong, Tangerang Selatan ini jauh berbeda dibanding bangunan lain di sekitarnya. Desain bangunannya yang mencolok, terinspirasi pecahan batu permata.  

"Hotel ini pertama yang berbentuk batu cincin permata. Kita dapat penghargaan dari Muri untuk itu," kata Komisaris JHL Solitaire, Jerry Hermawan Lo di Gading Serpong, Selasa (27/11/2018).


Sesuai dengan namanya, hotel bintang lima yang resmi beroperasi pekan ini bernama JHL Solitaire Gading Serpong. Luasnya mencapai 6 ribu meter persegi dan terdiri dari 15 lantai dengan 141 kamar.

Tipe kamar yang ditawarkan adalah premier, premier family, executive club, executive club suite, D Varee suite dan satu kamar chairman suite. Setiap tipe punya interior berbeda.

"Hotel kami juga enyediakan tiga kamar khusus untuk penyadang difable," sambung Jerry.



Selain bentuknya yang unik, hotel bagian dari D Varee Collection Hotel Management ini juga dilengkapi dengan beragam fasilitas yang menarik seperti sky ballroom dengan kapasitas 800 orang, meeting room, restoran dan bar, kolam renang, gym dan spa.


Proyek baru

Setelah pembangunan hotel bintang lima rampung, JHL Group membangun hotel yang lokasinya berdekatan. Bedanya, kali ini adalah boutique hotel.

"Kita bangun boutique hotel bintang tiga atau empat, kita tidak akan bangun hotel yang low karena market Gading Serpong ini kan bagus," ungkap Jerry.

Hotel bakal dibangun di atas lahan seluas 6 ribu meter persegi yang mencakup 500 kamar. Pembangunan hotel baru dimulai 2022.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id