Berkah proyek infrastruktur untuk bisnis properti
Proyek pembangunan proyek jalan tol Bogor, Ciawi dan Sukabumi (Bocimi) seksi I ruas Ciawi-Cigombong di Ciawi, Jawa Barat, menjelang mudik lebaran baru lalu. Antara Foto/Yulius Satria
Jakarta: Gencarnya pembangunan infrastruktur di Indonesia juga berdampak pada sektor properti. Beberapa kawasan yang dilalui jalur infrastruktur transportasi umum banyak diminati para pencari hunian.

Cikarang yang sebelumnya lebih dikenal sebagai kawasan industri, belakangan dilirik juga untuk hunian. Ini karena Kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tersebut dilalui akses tol baru KM 29 Cikarang Utara, double track KRL Cikarang hingga elevated toll road Jakarta-Cikampek.


Bogor dan Kabupaten Bogor pun demikian. Kegiatan ekonomi di beberapa kecamatannya bersiap menggeliat seiring dioperasikannya jalan tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi I ruas Ciawi-Cigombong sepanjang 15,3 kilometer pada Oktober mendatang.

Reza (41 tahun) warga perumahan di kawasan Ciawi, yang sehari-harinya bekerja di Jakarta mengatakan, pengoperasian Bocimi ini sangat dinanti oleh warga. Sebab keberadaannya dapat menghemat waktu sekitar 30 menit.

“Sehingga kami bisa menghemat waktu, biaya, dan tenaga, serta bisa lebih lama kumpul dengan keluarga,” kata Reza sebagaimana dikutip dari rumah.com

Tak hanya membawa ‘berkah’ bagi warga, Tol Bocimi juga sukses membawa penjualan yang signifikan bagi pengembang perumahan yang lokasinya berdekatan dengan pintu tol. Aksesibilitas dari dan menuju ke perumahan akan meningkatkan nilai investasi tanah dan bangunan di kawasan tersebut.

Lancarnya arus barang dan jasa berkat adanya jalan tol diharapkan menjadi membuka lebih banyak peluang usaha baru. Semakin banyak warga yang menjadi pengusaha, semakin lancar pula roda perkonomian setempat berputar.
 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id