Pencarian rumah selama pandemi mengalami peralihan. Ilustrasi: Shutterstock
Pencarian rumah selama pandemi mengalami peralihan. Ilustrasi: Shutterstock

Perilaku Pencari Rumah Berubah selama Pandemi

Properti kpr rumah tapak hunian dp 0% PPN rumah Rumah DP 0% Rumah bebas PPN
Rizkie Fauzian • 16 Maret 2021 15:12
Jakarta: Pandemi covid-19 mengungkap perubahan perilaku pencari hunian dan adaptasi pelaku industri di Indonesia. Riset Rumah.com Consumer Sentiment Study H1-2021 mencatat adanya peningkatan kesadaran dan dorongan untuk membeli rumah. 
 
Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan, situasi pandemi memaksa responden lebih banyak meluangkan waktu di rumah rupanya memberikan sudut pandang baru terhadap responden. 
 
"Kalau biasanya orang lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah dan menganggap rumah hanya tempat untuk beristirahat, kini mereka menjadi lebih sadar akan pentingnya memiliki tempat tinggal yang lebih berkualitas," jelasnya dalam press conference virtual, Selasa, 16 Maret 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, kebutuhan untuk menjaga jarak atau social distancing dan pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah, membuat banyak perusahaan menerapkan bekerja dari rumah atau WFH (work from home).
 
"Hal ini membuat banyak orang menjadi sadar bahwa bekerja tidak harus di kantor, atau bahkan lebih jauh lagi tidak harus di kota besar yang hiruk pikuk," jelasnya.
 
Hasil survei Rumah.com Consumer Sentiment Study H1 2021 juga menunjukkan adanya sinyal optimisme dari konsumen. Untuk pertama kalinya pasca pemilu 2019 para pencari properti kembali menunjukan peningkatan sentimen terhadap iklim properti, tertinggi dalam tiga tahun terakhir. 
 
"Responden merasa lebih optimistis terhadap kondisi pasar properti, persepsi suku bunga, dan upaya serta kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah," kata Marine.
 
Temuan lainnya dari Rumah.com Consumer Sentiment Study H1 2021 adalah 50 persen responden menyatakan untuk menghindari membeli hunian di klaster dimana penghuninya ada yang sudah berstatus positif covid-19. 
 
"Temuan ini dapat menjadi indikasi semakin dekatnya lingkungan yang terpapar wabah, sehingga upaya edukasi untuk mengurangi kekuatiran yang berlebihan harus dilakukan oleh pemerintah dan sektor terkait," jelasnya.
 
Dampak lanjutan pandemi bagi para pencari rumah adalah penundaan transaksi properti mulai berkurang dan makin banyak yang ragu untuk datang langsung ke lokasi melihat calon hunian. 
 
"Sebanyak 52 persen responden mengaku menunda rencana pembelian propertinya. Meski besar, jumlah ini turun dari periode sebelumnya di mana 60 persen responden menunda rencana pembelian properti," ungkap Marine.
 
Di saat yang sama, keraguan untuk berkunjung langsung juga meningkat. Di sinilah para pelaku industri properti harus memaksimalkan teknologi untuk menjangkau konsumen.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif