Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.

Tahun Depan, Anggaran Padat Karya Tunai Rp18,14 Triliun

Properti Padat Karya Kementerian PUPR Food Estate
Rizkie Fauzian • 04 September 2020 15:47
Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyusun kerangka program 2021 berdasarkan lima visi Presiden Joko Widodo untuk 2019-2024. Tema dan Prioritas Nasional Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021 ditujukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan reformasi sosial akibat pandemi covid-19.
 
Terdapat enam program prioritas Kementerian PUPR yang menjadi fokus pada 2021 yaitu, peningkatan ketahanan pangan, pengembangan konektivitas, peningkatan kesehatan dan lingkungan masyarakat, peningkatan investasi dengan memberikan dukungan pada kawasan strategis nasional.
 
Selanjutnya, penguatan jaring pengaman nasional lewat program Padat Karya Tunai (PKT) serta pembelian produk rakyat dan pengusaha lokal (UMKM), dan peningkatan ketahanan bencana dan perubahan iklim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan salah satu fokus program 2021 adalah Padat Karya Tunai (PKT) sebagai jaring pengaman sosial. Hal ini bertujuan untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional, utamanya lewat pembangunan infrastruktur yang melibatkan langsung masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil.
 
"Dari Pagu Anggaran 2021 yang telah ditetapkan sebesar Rp149,81 triliun, dialokasikan sebesar Rp18,14 triliun untuk program PKT. Jumlah ini meningkat dari program PKT 2020 yang dialokasikan sebesar Rp12,32 triliun," ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulis, Jumat, 4 September 2020.
 
Basuki menambahkan untuk meningkatkan ketahanan pangan dilakukan pengembangan food estate di Kalteng. Pertama, untuk tanaman padi dengan memimpin sektor Kementerian Pertanian yang berada di lahan aluvial seluas 165 ribu hektare (ha), pada lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG).
 
Kedua, untuk tanaman singkong dengan leading sektor Kementerian Pertahanan seluas 60 ribu ha. Sebagai tahap awal akan mulai dikerjakan peningkatan dan rehabilitasi irigasi seluas 32 ribu ha pada Oktober 2020 yang terdiri dari 30 ribu ha di kawasan dengan kondisi sawah dan irigasi baik, serta 2.000 ha di Kecamatan Dadahup.
 
"Untuk tanaman padi dimulai dengan perbaikan saluran irigasi dan perbaikan jalan masuk (aksesibilitas) menuju kawasan food estate pada Oktober 2020. Sisanya 133 ribu ha akan dilanjutkan nanti 2021, sehingga akhir 2021 kawasan estate padi seluas 165 ribu ditargetkan selesai dikerjakan seluruhnya dan bisa mulai tanam secara utuh pada 2021. Anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp6,47 triliun," jelasnya.
 
Selain itu, dilakukan kegiatan pengembangan irigasi baru seluas 25 ribu ha antara lain Jambo Aye, Batang Asai, Slinga, Bintang Bano, Tingal, Karau, Amandit, dan Rehabilitasi dan peningkatan irigasi 250 ribu ha di Kabupaten Kapuas & Pulang Pisau (Food Estate Kalteng), Cikunten, Manganti, Batang Ilung, Batanghari, termasuk irigasi tambak dan jaringan Irigasi Tanah (JIAT) dengan alokasi anggaran sebesar Rp12,5 miliar.
 
Menteri Basuki menambahkan program prioritas lainnya adalah untuk mendukung pengembangan kawasan industri di Batang dan Subang. Untuk kawasan industri Batang seluas 4.000 ha melalui penyediaan air baku, pembangunan Bendungan, drainase utama, pengaman pantai, pengembangan jaringan jalan dan akses, clearing and grubbing, pembangunan interchange toll, pembangunan IPAL dan jaringan utama, pengolahan sampah, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), dan Rumah Susun Pekerja.
 
Sedangkan untuk kawasan industri Subang seluas 1.600 ha melalui penyediaan air baku yang didukung oleh pembangunan Bendungan Sadawarna, drainase utama, Pengembangan jaringan jalan (jalan Kawasan) dan jalan akses, clearing and grubbing, pembangunan interchange toll, Pembangunan IPAL dan jaringan utamanya, pengolahan sampah, SPAM, dan Rumah Susun Pekerja.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif