Rusun & Rusus Rp 266 M Diserahkan
Rumah khusus nelayan suku Bajoe di Konawe, Sulawesi Tenggara. Selain untuk pondok pesantren dan perguruan tinggi, rumah khusus juga pemerinthan bangun bagi komunitas nelayan dan pekerja informal berpenghasilan rendah. Antara Foto/Jojon
Jakarta:Tiga gedung rumah susun perguruan tinggi dan 49 rumah susun pesantren diserahkan kepada pemerintah daerah dan yayasan. Semuanya adalah gedung yang dibangun Kementerian PUPR pada 2012 hingga 2017 dengan nilai total Rp 266 miliar.

Bila dihitung unit huniannya, masing-masing 1840 (rusun) dan 727 (rusus). "Ini baru sekitar 40 persen yang diserahterimakan, jadi masih banyak lagi," kata Dirjen Penyediaan Perumahaan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid.



Perumahan khusus nelayan di Tungkal Hilir, Tanjungjabung Barat, Jambi, Minggu (28/10/2018). Sebanyak 17.844 unit rumah khusus di sejumlah daerah dibangun Kementerian PUPR sejak 2015-2017. Sebanyak 4.550 unit rumah khusus dibangun sepanjang tahun ini. Antara Foto/Wahdi Septiawan

“Aset BMN tersebut selanjutnya akan tercatat sebagai BMN penerima aset dan menjadi tanggung jawabnya dalam pengoperasian dan pemeliharaannya,” jelas Menteri Basuki," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Rusun yang dibangun untuk pondok pesantren dan perguruan tinggi telah siap pakai. Bahkan telah dilengkapi lemari pakaian, tempat tidur, meja, kursi, ruang serba guna, tempat ibadah, fasilitas ramah difable dan ruang terbuka hijau.



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id