NEWSTICKER
Rusun BPK RI di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. dok. Kementerian PUPR
Rusun BPK RI di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. dok. Kementerian PUPR

Rusun Senilai Rp18,9 Miliar bagi ASN di Kalimantan

Properti rusunawa sejuta rumah rusun penghuni rusunawa ASN Rusunami
Rizkie Fauzian • 21 Desember 2019 17:04
Jakarta: Pemerintah berupaya mengatasi kekurangan perumahan (backlog) di Provinsi Kalimantan Utara dengan membangun rumah susun (rusun) berbasis komunitas. Salah satunya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri.
 
"Pembangunan perumahan berbasis komunitas diperuntukan bagi komunitas profesi tertentu yang belum pernah mendapatkan program subsidi dari Pemerintah," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid.
 
Salah satu perumahan yang akan dibangun dan disiapkan untuk ASN, TNI dan Polri adalah rumah susun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Kelurahan Karang Anyar, Kota Tarakan, Kalimantan Utara serta revitalisasi Rusun Lantamal XIII dan Rusun Lanud Tarakan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini progres pengerjaan proyek dengan biaya APBN sebesar Rp18,9 miliar ini telah mencapai 89,69 persen," jelas Khalawi.
 
Rusun BPK RI dibangun mulai 23 Agustus 2019 sampai 31 Desember 2019 oleh SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Utara sejumlah 42 unit dengan tipe 36 dan dapat menampung 168 jiwa.
 
Proyek revitalisasi Rusun Lantamal XIII dan Rusun Lanud Tarakan tipe 45 sebanyak 35 unit ini dilaksanakan dengan biaya APBN sebesar Rp18,9 miliar.
 
Waktu pelaksanaan revitalisasi Rusun Lantamal XIII dimulai pada 4 November 2019 hingga 31 Desember 2019 dan Rusun Lanud Tarakan pada 13 November 2019 hingga 31 Desember 2019. Saat ini progres revitalisasi keduanya sudah mencapai 100 persen.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif