Pengembang minta pelaku usaha di sektor properti tak terpaku pandemi korona. Foto: Shutterstock
Pengembang minta pelaku usaha di sektor properti tak terpaku pandemi korona. Foto: Shutterstock

Pengembang Minta Pelaku Usaha Properti Tak Terpaku Pandemi

Properti investasi properti ritel perkantoran bisnis properti
Antara • 21 Mei 2020 18:50
Jakarta: Pengembang properti meminta agar pelaku usaha di sektor properti tak hanya terpaku pada masalah pandemi korona (covid-19) saja, tetapi harus mengantisipasi potensi setelah wabah ini berlalu.
 
"Kalau semua hanya berfokus di wabah ini maka ketika wabah ini selesai, akan begitu banyak potensi yang akan terlewatkan dan kita akan terkaget-kaget karena belum siap," kata Direktur Utama Pollux Chadstone Yanto Zefania di Jakarta, Kamis, 21 Mei 2020.
 
Yanto menambahkan bahwa kondisi pandemi saat ini juga berpengaruh terhadap daya beli konsumen. Oleh karena itu, pihaknya akan memberikan beberapa insentif dan kerja sama pembiayaan dengan beberapa bank dengan suku bunga sangat kompetitif sehingga dapat meringankan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hunian merupakan kebutuhan primer selain sandang dan pangan, apalagi dengan meningkatnya angkatan kerja baru (milenial) dengan standar lebih baik akan mendorong permintaan akan hunian dengan standar lebih baik juga.
 
"Produk kami sudah siap huni, sehingga hanya dengan pembayaran uang muka, sudah bisa pinjam pakai dan dihuni," katanya.
 
Menurut Yanto, potensi permintaan dan pertumbuhan sektor properti di Bekasi, Cikarang khususnya dalam dua atau tiga tahun terakhir masih sangat terbuka.
 
"Ada permintaan sekitar 100 unit untuk para pekerja di kawasan itu. Itu baru satu kawasan, sedangkan di Cikarang sekitarnya ada sekitar tujuh kawasan industri dan ribuan industri," ungkap Yanto.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif