Intercontinental Shanghai Wonderland nan <i>Wonderful</i>
Nama lain hotel yang saat ini dikelola jaringan Intercontinental tersebut adalah Shimao Quarry Hotel. AFP Photo/Johannes Eisele
Shanghai:Jika hotel bawah laut pertama berada di Maldives, hotel bawah tanah berada di Shanghai. Hotel unik dengan kontruksi 'ajaib' itu adalah The Intercontinental Shanghai Wonderland.

Pembangunannya membutuhkan waktu hingga 10 tahun dan memakan biaya hingga Rp 4,2 triliun. Lima ribuan pekerja, arsitek, desainer interior dan insinyur dilibatkan dalam proses pembangunan hotel setinggi 88 meter tersebut.


baca juga: Menyulap Bekas Tambang Jadi Ladang Uang

Salah satu arsitek dalam proyek tersebut adalah Martin Jochman yang juga mendesain menara Burj Al Arab di Dubai. Hotel dibangun Atkins -kontraktor asal Inggris- di atas area bekas tambang di distrik Songjiang, Tiongkok.

Kontruksi hotel yang memiliki 337 kamar ini dirancang sedemikian rupa sehingga terlihat menyatu dengan lubang raksasa khas pertambangan. Sementara untuk penerangan, hotel tersebut menggunakan energi panas bumi dan matahari.


Ide untuk memanfaatkan bekas daerah bekas galian tambang menjadi tempat wisata dengan hotel megah yang membuat proyek ini jadi perhatian dunia. AFP Photo/Johannes Eisele

Jumlah lantainya hanya 18 yang 16 lantai di antaranya dibangun menghujam ke bawah permukaan tanah. Dua lantai berikutnya 'tenggelam' dalam akuarium yang merupakan kolam bagi air terjun buatan di tengah hotel.

Untuk bisa menikmati pemandangan menakjubkan tersebut, pengunjung harus mengeluarkan biaya Rp 7 juta per malam. Nama lain hotel yang saat ini dikelola jaringan Intercontinental tersebut adalah Shimao Quarry Hotel.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id