Pajak Impor Naik, IKEA: <i>Nggak</i> Ada Harga Naik
Salah satu sudut display lini baru produk IKEA yang menyasar segmen pasar perkantoran, usaha rintisan dan UKM. medcom.id/Rizki
Tangerang:Kebijakan menaikkan bea masuk barang impor menyusul melemahnya rupiah terhadap USD, sedikit banyak mempengaruhi bisnis furniture. Meski demikian banyak pelaku usahanya yang mengaku 'kebal' dan memilih tidak melakukan penyesuaian harga jual.

"Lebih dari 90 persen bahan baku kami adalah impor. Tapi IKEA berkomitmen tidak menaikkan harga," jelas IKEA Businees Manager Mery Zola di kantor IKEA Indonesa, Tangerang, Kamis (20/9/2018).


Menurutnya pelemahan rupiah terjadi beberapa minggu belakangan. Sejauh ini pelemahan rupiah tehadap USD dan kenaikan pajak impor belum mempengaruhi bisnis yang memaksa IKEA menaikkan harga jual produknya.

Di samping itu IKEA sudah terlebih dahulu memproduksi dan meluncurkan katalognya untuk 2019 yang di dalamnya mencakup harga jual setiap produk yang bersifat mengikat dan karenanya tidak mungkin diganti menjadi lebih tinggi.

"Kalau harganya turun malah ada kemungkinan, misalnya ada promo. Tapi tidak mungkin dinaikkan. Jadi nggak ada yang namanya harga naik," tegas Mery.



 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id