Co-working space 'egois' terinspirasi McLaren

Rizkie Fauzian 21 Mei 2018 12:33 WIB
perkantoran
Co-working space egois terinspirasi McLaren
Frank Havermans merancangnya untuk kantor pusat pabrika cat Akzonobel yang tahun ini jadi partner tim balap Formula 1 McLaren . designboom/martin van wenzel
Amsterdam:Tren co-working space di dunia berasal dari Schraubenfabrik, Wina Austria. Pendirinya adalah Stefan Litner-Sidl dan Michael Poll pada 2002.

Perkembangan co-working space di Indonesia bermula dari Bandung, kota dengan segudang ide unik dan menarik. Tren ini mulai berkembang di kota-kota besar lainnya.


Kini, kehadiran co-working space bukan saja soal ruang perkantoran. Namun juga menampilkan konsep yang disertai teknologi mutakhir.

Studio arsitektur Frank Havermans menciptakan sebuah co-working space untuk kantor pusat Akzonobel di Amsterdam. KAPKAR/ WS1P- AN disebut juga elevated-workspace, karena desainnya yang menggantung.



Tidak seperti co-working space pada umumnya yang berbentuk ruangan kantor, co-working space ini hanya memiliki meja kantor untuk individu. Bentuknya pun unik, zigzag dengan menyala.

Pemilihan warna memang bukan sembarang, Azkonobel ditunjuk untuk mewarnai mobil balap McLaren F1 baru MCL33. Seperti dilansir designboom bahwa warnanya papaya spark dan burton blue.

Warna tersebut memiliki arti tersendiri, warna orange didefinisi sebagai kecepatan dan warna lainnya didefinisikan sebagai kemenangan bersejarah McLaren di lintasan. Co-working space ini merupakan bentuk ruang kerja terbuka dan 'dikendalikan' seorang 'pengemudi'.
 



(LHE)