Kontur fasad gedung yang bergelombang terinspirasi bentuk awan dalam lukisan kuno Tiongkok. (dezeen/NJJB/Tim Griffith)/
Kontur fasad gedung yang bergelombang terinspirasi bentuk awan dalam lukisan kuno Tiongkok. (dezeen/NJJB/Tim Griffith)/

3 Jembatan, 2 Tower, 1 Lahan Reklamasi

Properti perkantoran reklamasi
Rizkie Fauzian • 10 Oktober 2018 13:13
Shenzen: Tencent sedang membangun markas besar baru di Shenzen, Tiongkok. Seperti perusahaan teknologi lainnya yang sedang melesat pertumbuhannya, interior dan eksterior gedungnya sangat milenial.
 
Bangunan pencakar langit ini terdiri dari dua menara yang masing-masing berlantai 39 dan 50. Sekitar 10 ribu pekerjanya bisa wira-wira ke dua menara tersebut melalui tiga jembatan yang merupakan masing-masing merupakan klinik kesehatan, perpustakaan bahkan arena basket dan jogging track.
 
3 Jembatan, 2 Tower, 1 Lahan Reklamasi
Jogging track yang berada ratusan meter dari permukaan tanah ini menawarkan pemandangan hamparan pencakar langit. dezeen/NJJB/Tim Griffith

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Fasilitas yang dibangun di jembatan tersebut adalah ide seketika," kata Jonathan Ward, arsitek dari NBBJ yang mengerjakan proyek ini sebagaimana dilansir dezeen.
 
Bangunan seluas 270 ribu meter persegi ini diklaim mampu mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon. Fasad kaca dibuat untuk khusus untuk menyerap sebanyak-banyaknya sinar matahari tetapi menepis sebanyak-banyaknya radiasi panasnya. Tujuannya efisiensi energi sebab mengurangi penggunaan pendingin ruangan dan lampu penerangan pada siang hari.
 
Demi mendapatkan fungsi sedemikian efektif, panel-panel kaca dibuat secara khusus. Sinar matahari yang memantul fasad kaca yang dibuat bergelombang seperti susunan awan.
 
"Kami telah melihat lukisan-lukisan Tiongkok tentang pegunungan yang menembus awan dan menghubungkannya dengan ide membuat bangunan ini," lanjutnya.
 
3 Jembatan, 2 Tower, 1 Lahan Reklamasi
Taman melayang di setiap jembatan menjadi tempat beristirahat, bekerja dan mengadakan pertemuan yang unit bagi para karyawan. dezeen/NJJB/Tim Griffith
 
Kekurangan lahan yang parah di Shenzhen membuat Tencent membangun markasnya secara vertikal. Meski demikian, kantor tersebut dibangun dengan memfokuskan intra-personal. Tiga jembatan yang menjadi daya tariknya diangkat ke posisinya setelah tower berdiri.
 
Uniknya di setiap jembatan juga ada area terbuka yang difungsikan sebagai taman, auditorium dan kafe. Di bawah gedung yang dibangun di atas lahan reklamasi ini terdapat terminal bus umum bagi pekerjanya.
 

 

(LHE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif