Menara sebuah Gereja Ortodoks menyembul di antara ranting pepohonan Taman Kolomenskoye, Moscow, yang berselimut salju. AFP Photo/Alexey Pavlovsky
Menara sebuah Gereja Ortodoks menyembul di antara ranting pepohonan Taman Kolomenskoye, Moscow, yang berselimut salju. AFP Photo/Alexey Pavlovsky

Mengenal Gereja Ortodoks yang 'Serupa' Masjid

Properti gereja natal
Rizkie Fauzian • 27 Desember 2018 10:10
Moscow: Pepatah "lain ladang, lain belalang" tepat menggambarkan rumah-rumah ibadah Rusia. Walau memiliki menara dan kubah layaknya masjid, namun yang ini adalah gereja. Tepatnya gereja untuk umat Kristen Ortodoks.
 
Gereja Ortodoks umumnya memiliki menara yang puncaknya berupa kubah model umbi bawang layaknya masjid di Asia dan Afrika. Pesannya pun sama, bahwa menara berkubah itu adalah obor (ajaran agama) yang menerangi dunia dari kegelapan.
 
Kubah umbi bawang (onion dome) merupakan ciri khas arsitektur tradisional rumah ibadah Islam dan Kristen Ortodoks. Masjid Shah (Iran) dan Taj Mahal (India) adalah contohnya. Bedanya kubah Gereja Kristen Ortodok berwarna-warni seperti di St. Petersburg yang ikonik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kesamaan lain rumah ibadah umat Kristen Ortodok dengan Islam adalah atapnya berupa kubah atap ruang utama yang berupa separuh bulatan (melon dome). Kubah demikian mudah ditemui di masjid-masjid bergaya arsitektur Ottoman ala Turki.
 
Namun ada model kubah yang bervariasi untuk rumah ibadah Kristen Ortodoks, yaitu kubah layar (sail dome/pendetive dome). Kubah model ini khas gaya arsitektur Byzantine, di bagian atas tholobatenya terdapat bagian setengah lingkaran yang menyangga kubah.
 
Beberapa gereja yang memiliki arsitektur kubah yang khas, antara lain:
 
Gereja Katedral St. Basil
 
Mengenal Gereja Ortodoks yang 'Serupa' Masjid
 
Gereja ini arsitekturnya khas dan colorfull. Keunikan membuat gereja ini menjadi salah satu ikon Rusia. Pada 1990 dinobatkan sebagai Situs Warisan Budaya oleh UNESCO.
 
Pembangunannya pada 1555 hingga 1561 atas perintah Tsar pertama Rusia, Ivan Vasilyevic. Gereja Katedral St. Basil ini memiliki sembilan kapel yang masing-masing memiliki nama berbeda.
 
Pada awal pembangunan, dinding gereja berwarna putih dengan kubah berwarna emas. Namun pada abad ke-17, fasad dan kubah dicat dengan warna-warni seperti sekarang ini. Warna-warna tersebut diambil dari deskripsi Alkitab, dalam Kitab Wahyu tentang Kerajaan Surga.
Katedral Kristus Sang Juru Selamat, Moskow
 
Gereja ini baru dibangun dua dekade yang lalu setelah sebelumnya dirobohkan oleh Josef Stalin pada 1930-an dan diganti dengan kolam renang. Setelah pembubaran presiden Uni Soviet, Boris Yeltsin mengambil keputusan untuk memulihkan gereja meskipun situasi keuangan publik kala itu sangat menyedihkan.
 
Mengenal Gereja Ortodoks yang 'Serupa' Masjid
 
Gereja Kabar Sukacita (The Church of the Annunciation)
 
Dibangun pada akhir abad ke-15 dan ditujukan sebagai kapel pribadi Tsar. Gereja ini berbeda dengan dua gereja utama Kremlin lainnya, yang didesain arsitek Italia. Fasadnya berupa batu gamping putih dan sembilan kubah emas.

Kristen Ortodoks


Kata ortodoks berasal dari bahasa Yunani orthos (benar) dan doxa (kepercayaan atau opini). Jika digabungkan berarti komitmen suatu standar yang benar, yang berlaku secara umum.
 
Gereja Ortodoks Timur dengan nama resmi Gereja Katolik Ortodoks disebut Gereja Ortodoks adalah Gereja Kristen terbesar kedua di dunia. Gereja ini bukan bagian dari Gereja Katolik Ritus Timur. Gereja Ortodoks Timur termasuk salah satu lembaga keagamaan tertua di dunia.
 
Selain itu, Gereja Ortodoks juga mengharuskan para perempuan untuk menutup kepala mereka dengan kerudung saat berada di gereja. Praktik semacam ini khususnya terjadi di Gereja Ortodoks Rusia.
 

 

(LHE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif