The Opus, bangunan yang dirancang oleh Zaha Hadid sebelum wafat. (Foto: Laurian Ghinitoiu)
The Opus, bangunan yang dirancang oleh Zaha Hadid sebelum wafat. (Foto: Laurian Ghinitoiu)

Sempat Terbengkalai, The Opus Siap Dibuka Tahun Depan

Properti Arsitektur Unik
Rizkie Fauzian • 16 Agustus 2019 10:06
Dubai: The Opus, bangunan yang dirancang oleh Zaha Hadid sebelum wafat, hampir rampung pengerjaannya. Bangunan yang menampung apartemen sekaligus hotel tersebut akan dibuka pada 2020.
 
Bangunan yang terletak di distrik Burj Khalifa, Dubai, Uni Emirat Arab, tersebut memiliki bentuk unik. Bagian tengahnya berlubang. Bangunan itu terdiri atas dua struktur dan dikonsepsikan sebagai sebuah kubus tunggal yang terkikis oleh bentuk bebas kekosongan.
 
The Opus memiliki fasad berupa piksel-piksel reflektif yang membuat bangunan berbentuk kubus tersebut terlihat penuh pada siang hari. Ketika malam menjelang, akan melakukan dematerialisasi sehingga secara khusus mengisi kekosongan di tengah dengan banjiran cahaya.
Sempat Terbengkalai, The Opus Siap Dibuka Tahun Depan
(Foto: Laurian Ghinitoiu)
Setelah Zaha Hadid wafat pada 2016, pembangunan The Opus diselesaikan oleh firma miliknya, Zaha Hadid Architects (ZHA). The Opus menjadi satu-satunya bangunan di Dubai yang memiliki interior dan eksterior yang dirancang oleh almarhum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


The Opus akan diisi oleh hotel ME Dubai. Saat ini, interior Hotel ME Dubai sedang dipasang. Hotel ini akan menempati 19 lantai bangunan The Opus, yang terdiri atas 93 ruangan serta suite, dan 98 ruang apartemen. Hotel tersebut juga akan menampung 12 restoran, bar atap, serta ruang kantor.
 
Bangunan dengan dua tower tersebut dihubungkan oleh atrium setinggi empat lantai pada bagian bawahnya dan jembatan asimetris yang lebarnya 38 meter dengan tinggi tiga lantai dan digantung 71 meter dari tanah.
Sempat Terbengkalai, The Opus Siap Dibuka Tahun Depan
(Foto: Laurian Ghinitoiu)
"Desainnya menyampaikan kualitas karya ZHA yang sangat inventif. Desainnya juga mengungkapkan sensibilitas pahatan yang menciptakan kembali keseimbangan antara solid dan void, buram dan transparan, interior dan eksterior," kata CEO Mahdi Amjad, dikutip Dezeen.
 
Desain The Opus pertama kali diluncurkan pada 2007 oleh Zaha Hadid.Direncanakan selesai pada 2018, namun pembangunannya terhambat dan dilanjutkan kembali tahun ini.
 
Interior The Opus pertama kali diperkenalkan pada ajang London Design Festival 2014, yaitu berupa balkon pahatan, tempat tidur bersudut, dan patung bola kaca yang menjuntai di lobi.

 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif