Meski tampil modern dan futuristik, bangunan-bangunan ini tetap mempertahankan identitas budaya dan tradisi negara asalnya. Perpaduan antara nilai lokal dan tren arsitektur masa depan menjadikan bandara-bandara ini bukan sekadar tempat transit, tetapi juga destinasi tersendiri.
Dilansir dari laman ARCH2O, berikut tujuh bandara dengan desain paling ikonik dan indah di dunia.
Bandara dengan desain paling ikonik

Ilustrasi bandara. Foto: Freepik
1. Beijing Daxing International Airport, Tiongkok
Beijing Daxing International Airport dibangun untuk memenuhi kebutuhan ekspansi transportasi serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Beijing, Tianjin, dan Hebei.Desain bandara ini merefleksikan arsitektur tradisional Tiongkok, dengan struktur menyerupai halaman luas yang menghubungkan seluruh bagian terminal. Bentuknya yang menyerupai matahari memungkinkan jarak tempuh penumpang dari pusat terminal ke gerbang keberangkatan menjadi sangat singkat.
Keunggulannya, titik terjauh di bandara ini hanya dapat dicapai dalam waktu sekitar delapan menit dari pusat terminal. Selain efisien, Beijing Daxing juga mandiri secara energi dengan memanfaatkan panel fotovoltaik serta sistem pengolahan air hujan yang mampu memurnikan hingga 2,8 juta meter kubik air per tahun, sekaligus mencegah banjir dan kekeringan.
2. South Terminal Denver International Airport, Amerika Serikat
Denver International Airport telah lama dikenal dengan desainnya yang berani dan sarat unsur seni. Renovasi South Terminal melibatkan kolaborasi arsitek ternama Santiago Calatrava bersama pemerintah Denver.Tujuannya adalah memperkuat posisi bandara sebagai ikon budaya Amerika Barat. Struktur putih yang khas menyatu dengan latar pegunungan bersalju Colorado, menciptakan pemandangan dramatis sekaligus artistik.
Ekspansi ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas bandara hingga 35 persen lebih banyak penumpang setiap tahunnya, tanpa menghilangkan karakter visual yang ikonik.
3. Heydar Aliyev International Airport, Baku, Azerbaijan
Studio arsitektur Autoban asal Istanbul sukses menghadirkan nuansa khas Azerbaijan di Heydar Aliyev International Airport.Fokus desainnya adalah mengubah kesan bandara yang biasanya dingin dan kaku menjadi ruang yang hangat dan ramah, sesuai dengan budaya keramahan masyarakat Azerbaijan. Aula utama yang luas dibagi menjadi ruang-ruang lebih kecil seperti kafe dan restoran, sehingga menciptakan suasana intim dan nyaman.
Penggunaan material Dekton memungkinkan terciptanya bentuk segitiga ramping dan futuristik, tanpa menghilangkan identitas budaya lokal.
4. Hamad International Airport, Qatar
Sebagai rumah bagi maskapai nasional Qatar Airways, Hamad International Airport tampil dengan desain unik dan mewah.Atap terminal dirancang menyerupai gelombang laut yang membentang di tengah lanskap gurun, menciptakan kontras antara elemen baja dan kaca dengan langit-langit kayu yang hangat. Sebagian besar bangunan terbuat dari kaca, memungkinkan cahaya alami masuk sepanjang hari dan pemandangan gurun terlihat jelas di malam hari.
Bandara ini juga dilengkapi masjid yang menggabungkan nilai Islam dengan desain modern, serta berbagai fasilitas kelas dunia seperti hotel, spa, dan pameran seni yang menampilkan karya seniman lokal maupun internasional sepanjang tahun.
5. Chhatrapati Shivaji International Airport, India
Chhatrapati Shivaji International Airport menjadi cerminan budaya India yang memadukan kepraktisan dengan kemewahan.Bandara ini terdiri dari beberapa dermaga yang mengelilingi aula utama di tengah. Pilar-pilar megah di dalam terminal mengingatkan pada arsitektur istana kuno India, sementara sistem pencahayaan dengan warna hangat dan elemen dekoratif berwarna-warni mencerminkan semangat hidup masyarakat India.
Melalui desain arsitekturnya, bandara ini berhasil mengubah pengalaman perjalanan menjadi sebuah perjalanan visual yang mewah, setara dengan destinasi yang dituju.
6. Pulkovo International Airport, Rusia
Pulkovo International Airport dirancang agar selaras dengan estetika kota St. Petersburg yang dikenal dengan bangunan istananya.Atap miring serta eksterior berwarna emas dan putih tidak hanya memberikan kesan megah, tetapi juga fungsional dalam menghadapi hujan salju lebat yang menjadi ciri khas wilayah tersebut. Sebagai bandara terbesar ketiga di Rusia, Pulkovo berhasil memadukan budaya tradisional dengan kebutuhan bandara modern di kawasan yang dinamis.
7. Oslo Airport, Norwegia
Oslo Airport menetapkan standar tinggi dalam desain bandara berkelanjutan melalui rancangan Nordic Office of Architecture.Struktur yang didominasi kaca dan baja ini memanfaatkan es dari landasan pacu yang disimpan untuk digunakan sebagai sistem pendingin alami saat musim panas. Pendekatan ramah lingkungan ini membuat Oslo Airport meraih peringkat keberlanjutan Excellent, dengan pengurangan emisi karbon hingga 35 persen berkat penggunaan material daur ulang.
Aksesibilitas juga menjadi keunggulan utama, dengan stasiun kereta yang memungkinkan sekitar 70 persen penumpang menggunakan transportasi umum. (Syarifah Komalasari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News