Pusat kebudayaan berbentuk es batu di Tiongkok. Foto: ArchExist
Pusat kebudayaan berbentuk es batu di Tiongkok. Foto: ArchExist

Unik, Bangunan Ini Dirancang Menyerupai Es Batu

Rizkie Fauzian • 14 Maret 2022 23:01
Xinxiang: Bangunan menyerupai tumpukan es batu berdiri di atas sebuah kolam. Bangunan berbentuk unik tersebut merupakan pusat budaya di Xinxiang, Tiongkok.
 
Dirancang oleh studio Prancis Mathieu Forest Architecte dan Zone Of Utopia, Xinxiang Cultural Tourism Centre dibangun sebagai ikon baru kawasan tersebut.
 
Xinxiang Cultural Tourism Centre dipilih sebagai ikon baru untuk distrik wisata olahraga musim dingin yang nantinya akan mencakup lereng ski dalam ruangan.
Unik, Bangunan Ini Dirancang Menyerupai Es Batu
Pusat kebudayaan berbentuk es batu di Tiongkok. Foto: ArchExist

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terdapat sembilan bangunan berbentuk es batu yang digunakan untuk keperluan berbeda, misalnya restoran, kafe, toko, dan ruang anak-anak.
 
"Ambisi proyek ini adalah untuk menciptakan indikator perkotaan yang kuat yang menyatukan seluruh distrik," kata Mathieu Forest Architecte and Zone of Utopia.
Unik, Bangunan Ini Dirancang Menyerupai Es Batu
Pusat kebudayaan berbentuk es batu di Tiongkok. Foto: ArchExist
 
Pusat budaya ini dirancang menyerupai tumpukan es batu sehingga tidak terlihat seperti bangunan klasik, bahkan tak diiketahui jumlah lantainya.
 
"Itu adalah patung di luar skala, volume yang murni dan monumental," lanjut studio.
 
Bentuk menyerupai es batu dibuat menggunakan panel kaca cetak yang dipasang pada struktur beton dengan bahan logam seminimal mungkin. Hal tersebut untuk menghindari pemakaian fasad lainnya.
Unik, Bangunan Ini Dirancang Menyerupai Es Batu
Pusat kebudayaan berbentuk es batu di Tiongkok. Foto: ArchExist
 
Bangunan itu terletak di samping kolam air, sehingga pada siang hari tampilan panel kaca berubah mengikuti kondisi cahaya. Pada malam hari, iluminasi dari interior menciptakan efek bercahaya, sehingga mengubah bagian tengah menjadi "mercusuar".
 
"Tekstur fasad kaca terdiri dari banyak kristal es tembus cahaya yang menyaring cahaya dan penglihatan dari interior," kata studio.
 
Setiap kubus ditumpuk pada sudut yang berbeda, menciptakan berbagai komposisi tergantung pada arah pendekatan. Beberapa kantilever kubus di atas alun-alun dan lainnya diposisikan untuk membuat celah kecil untuk berjalan di antaranya.
 
Di pusat cluster kubus, lantai dasar dua kali lipat menciptakan foyer terbuka yang besar, yang mengarah ke ruang baca yang terbuka ke teras air.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif