NEWSTICKER
Gerbang masuk Dubai Expo 2020. Foto: Dezeen.com
Gerbang masuk Dubai Expo 2020. Foto: Dezeen.com

Gerbang Dubai Expo 2020 Didesain Bergaya Mashrabiya

Properti properti Arsitektur Unik Dubai Expo 2020
Nia Deviyana • 17 Februari 2020 16:32
Dubai: Studio arsitektur Inggris Asif Khan memperkenalkan portal masuk expo yang akan menjadi pintu gerbang ke Dubai Expo 2020. Gerbang yang dibangun dengan cara dianyam dari serat karbon ini menghasilkan arsitektur mashrabiya setinggi 21 meter.
 
Tiga portal masuk expo ini dibuat sepanjang 30 meter. Serta terletak di atas jembatan yang membentang di sekitar lokasi World Expo yang akan dibuka pada 20 Oktober 2020.
 
Portal yang dirancang Asif Khan berada Empat mil dari area publik yang digunakan dalam Dubai Expo 2020. Acara yang berlangsung selama 173 hari ini diharapkan dapat menampung 25 juta pengunjung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para tamu akan masuk melalui salah satu gerbang setinggi 21 meter dan berjalan di antara dua dinding layar di bawah kanopi berkisi-kisi. Di ujung portal, dua pintu selebar 10,5 meter membentang memperlihatkan halaman yang dipenuhi pohon.
 
Gerbang Dubai Expo 2020 Didesain Bergaya <i>Mashrabiya</i>

Gerbang masuk Dubai Expo 2020. Foto: Dezeen.com
 
Pintu-pintu dapat ditahan pada posisi yang berbeda. Ketika lalu lintas pejalan kaki lebih sedikit, portal dapat dibuka sedikit, atau bisa juga terbuka lebar pada upacara pembukaan dan perayaan malam Tahun Baru.
 
Mashrabiya merupakan elemen arsitektur tradisional dalam desain Islam, dengan layar berkisi yang menampilkan pola geometris yang rumit dan kompleks, yang menaungi jendela dan balkon luar.
 
"Saya ingin membuat mashrabiya yang berbeda dengan yang lain. Dan untuk itu sangat tidak mungkin bentuknya tipis dan ringan. Seperti menggambar di langit pada skala sedemikian rupa sehingga bisa menjadi arsitektur dalam dirinya sendiri," kata Khan seperti dikutip Dezeen, Senin, 17 Februari 2020.
 
"Hanya ada satu bahan yang mampu menghasilkan efek ini, dan itu adalah serat karbon."
 
Studio Khan memelopori teknik menenun serat karbon jenis baru untuk membuat gerbang masuk, dengan bantuan produsen spesialis dan insinyur pesawat terbang. Kolom-kolom serat karbon berkisi ini kemudian diangkut ke tempatnya dan ditautkan ke jembatan.
 
Desainnya direkayasa dengan tepat untuk membuat kisi setipis mungkin, tetapi juga mampu menjangkau puluhan meter dan menopang dirinya sendiri. Terlepas dari ukurannya, pintu-pintu itu bisa dibuka hanya oleh satu orang.
 
Ini sangat ringan. Penerangan yang dicampur dengan kekuatan material memungkinkan Anda merentangkan pintu lebih jauh meski dengan material yang lebih sedikit," pungkas Khan.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif