Panggung pertunjukkan yang dibuat menggunakan peti kayu apel. (Foto: PSU School of Architecture)
Panggung pertunjukkan yang dibuat menggunakan peti kayu apel. (Foto: PSU School of Architecture)

Panggung Konser dari Peti Kayu Apel

Properti daur ulang desain interior
Anggi Tondi Martaon • 10 Oktober 2019 19:52
Oregon: Mahasiswa arsitektur di Universitas Portland, Amerika Serikat, menggunakan peti kayu bekas sebagai material panggung di Festival Musik Pickathon. Dibutuhkan 160 peti kayu bekas apel untuk instalasi.
Panggung Konser dari Peti Kayu Apel
(Foto: PSU School of Architecture)
Material utama tersebut dipasok dari produsen apel Pacific Northwest. Peti kayu bekas digunakan untuk membangun beberapa stage, yaitu panggung pertunjukan, tempat duduk, dan menara multifungsi.
Panggung Konser dari Peti Kayu Apel
(Foto: PSU School of Architecture)
Salah satu bangunan yang menarik perhatian adalah menara. Bangunan vertikal itu dibuat dari 15-30 peti kayu disusun menyerupai bentuk bunga pentagonal.
Panggung Konser dari Peti Kayu Apel
(Foto: PSU School of Architecture)
Pada siang hari, bayangan menara peti kayu itu menciptakan serangkaian bayangan artistik. Saat malam hari, tampilan menara lebih berwarna-warni karena dipasangi lampu LED.
Panggung Konser dari Peti Kayu Apel
(Foto: PSU School of Architecture)
Usai pertunjukan, seluruh peti kayu dikembalikan kepada pendonor untuk digunakan sebagai wadah memanen apel. Dengan begitu, tidak ada satu pun material yang tersisa.

 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif