Alexandra Palace Theatre, teater tua yang terbengkalai 80 tahun lamanya.  (Foto: Richard Battye)
Alexandra Palace Theatre, teater tua yang terbengkalai 80 tahun lamanya. (Foto: Richard Battye)

Teater Tertua Dipugar, tapi Kerusakannya Tak Diperbaiki

Properti gedung sejarah Arsitektur Unik
Rizkie Fauzian • 13 Agustus 2019 13:07
London: Sebuah teater tua yang berada di London, Inggris, dipugar setelah terbengkalai lebih dari 80 tahun. Uniknya, kerusakan di beberapa bagian bangunan teater justru dipertahankan.
 
Feilden Clegg Bradley Studios diminta menghidupkan kembali teater tertua, Alexandra Palace Theatre. Studio arsitek tersebut merenovasi teater tanpa menghilangkan ciri khas bangunan.
Teater Tertua Dipugar, tapi Kerusakannya Tak Diperbaiki
(Foto: Richard Battye)
Demi mempertahankan sejarah bangunan yang disebut-sebut sebagai The People's Palace atau Istana Rakyat, permukaan yang rusak tak diperbaiki. Beberapa potongan yang hilang sengaja dibiarkan untuk menjaga keaslian bangunan.
 
Serangkaian pekerjaan teknis yang dilakukan di teater tersebut nyaris tak terlihat, namun ada 64 titik perbaikan yang telah dikerjakan. Hal ini dilakukan demi menjaga sejarah Alexandra Palace Theatre yang dibangun pada 1873.
Teater Tertua Dipugar, tapi Kerusakannya Tak Diperbaiki
(Foto: Richard Battye)
"Sejarah penting dapat terbaca di permukaan dan struktur bangunan. Kemegahan bangunan tak hanya dilapisi kemewahan, tapi juga dengan perubahan, kerusakan selama beberapa dekade. Semua ini merupakan bagian karakter dan kisah ruangan ini," demikian pernyataan resmi Feilden Clegg Bradley Studios, dikutip Dezeen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa bagian di dalam bangunan teater seperti papan kayu, plafon, dan penutup dinding dijaga keutuhannya. Semua temuan dari teater tersebut diperlakukan sesuai kondisi asli.
Teater Tertua Dipugar, tapi Kerusakannya Tak Diperbaiki
(Foto: Richard Battye)
Permukaan yang lapuk justru memberikan titik balik bagi elemen bangunan yang lebih modern, misalnya perlengkapan lampu dan tempat duduk. Lantai baru dirancang oleh seniman Art + Believe, mencakup 1.000 meter persegi dengan pola geometris berwarna-warni.
 
Di samping teater, terdapat area atau ruangan serbaguna yang bisa difungsikan sebagai kafe dan zona belajar. Ruangan tersebut dahulu diperuntukkan bagi ruang pengadilan yang besar dan berkubah.
Teater Tertua Dipugar, tapi Kerusakannya Tak Diperbaiki
(Foto: Richard Battye)
"Penting menciptakan kembali ruang ini, terutama dengan banyak fungsi, dan kunci untuk menarik khalayak baru adalah kebutuhan untuk mengekspresikan rasa senang dan tontonan yang selalu diwujudkan oleh istana," katanya.
 
Alexandra Palace Theatre pernah terbakar, namun teater tersebut masih menarik banyak pengunjung. Kemudian, teater itu bangkrut dan ditutup untuk umum. Tahun lalu, setelah proses renovasi, teater Alexandra Palace Theatre kembali dibuka untuk umum.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif