Arsitektur stasiun kereta cepat di Arab Saudi.  (Foto: Nigel Young/Foster + Partners)
Arsitektur stasiun kereta cepat di Arab Saudi. (Foto: Nigel Young/Foster + Partners)

Stasiun Kereta Cepat di Arab Saudi Pertahankan Arsitektur Kuno

Properti Arsitektur Unik
Anggi Tondi Martaon • 17 Juni 2019 19:03
Madinah: Foster+Partners merampungkan pembangunan empat kereta cepat di Arab Saudi, yaitu Makkah, Madinah, Jeddah, dan King Abdullah Economic City. Rancangan empat stasiun itu mengadaptasi arsitektur kuno, yaitu menciptakan suasana teduh.
Stasiun Kereta Cepat di Arab Saudi Pertahankan Arsitektur Kuno
(Foto: Nigel Young/Foster + Partners)
Dalam proses pembangunanya, Foster+Partners menggunakan pendekatan modular di keempat stasiun tersebut. Salah satunya memanfaatkan beberapa kolom baja membentuk atap berkubah.
Stasiun Kereta Cepat di Arab Saudi Pertahankan Arsitektur Kuno
(Foto: Nigel Young/Foster + Partners)
"Kami telah merancang keempat stasiun, menghasilkan pendekatan yang konsisten dan strategi pencarian arah intuitif di seluruh jaringan," kata Angus Campbell, senior partner Foster+Partners, dikutip Designboom.
Stasiun Kereta Cepat di Arab Saudi Pertahankan Arsitektur Kuno
(Foto: Nigel Young/Foster + Partners)
Dinding dan atap berkubah tidak dibuat tertutup. Foster+Partners membuat beberapa bukaan transparan. Hal itu dilakukan agar cahaya matahari bisa masuk ke dalam bangunan. Selain itu, pencahayaan juga dibantu lampu yang digantung di langit-langit atap.
Stasiun Kereta Cepat di Arab Saudi Pertahankan Arsitektur Kuno
(Foto: Nigel Young/Foster + Partners)
Pengaturan desain stasiun juga dibuat searah, baik itu dari pintu masuk menuju kereta atau sebaliknya. Desain stasiun diklaim mampu mengakomodasi lonjakan penumpang. Diperkirakan, bangunan stasiun mampu menampung hingga 60-130 juta penumpang per tahun.

 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif