medcom.id, Jakarta: Kericuhan sempat pecah di TPS 89 di Komplek City Resort, Cengkareng, Jakarta Barat. Warga bersitegang dengan petugas kelompok panitia pemungutan suara (KPPS).
Kezia, warga sekitar, mengatakan, peristiwa bermula saat sejumlah warga tidak bisa menggunakan hak pilih di TPS itu. “Kami sudah menunggu dari pagi. Dibolak-balik. Kami dioper-oper. Katanya surat pemilihannya habis,” kata Kezia saat dikonfirmasi
Metrotvnews.com, Rabu 15 Februari 2017.
Kezia mengatakan dia dan warga lain yang tidak menggunakan hak pilihnya, tak bisa memilih karena tak membawa surat undangan atau formulir C6. Menurut Kezia, sebelum pencoblosan, penyelenggara juga tak mendata secara menyeluruh.
Bukti KTP dan KK
Kezia heran tidak mendapat surat undangan. Padahal, dia warga setempat. Saat di TPS, dia mengaku sudah membawa segala persyaratan seperti KTP dan Kartu Keluarga. Tapi, tetap tidak bisa mencoblos sampai waktu pencoblosan habis.
“Sejak pukul 12.00 WIB kami tunggu. Tapi mereka (KPPS) malah berdebat sampai pukul 13.00 WIB. Surat suara habis katanya, padahal masih segepok,” kata Kezia.
Saat ini, kata Kezia, suasana masih ricuh. Sejumlah warga tidak terima lantaran tidak bisa menggunakan hak pilihnya.
“Sekarang mereka kasih kompensasi boleh milih 150 orang lagi padahal sudah habis waktunya,” ujar Kezia.
Saksikan Live Streaming Penghitungan Cepat Pilkada Serentak 2017:
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((UWA))