Paslon nomor urut 1 Pilbup Tana Tidung, Ibrahim Ali-Hendrik/Metro TV.
Paslon nomor urut 1 Pilbup Tana Tidung, Ibrahim Ali-Hendrik/Metro TV.

Cegah Narkoba, Ibrahim-Hendrik Berkoordinasi dengan Malayasia

Pilkada pilkada serentak Pemilu Serentak 2020 Pilbup Tana Tidung
Kautsar Widya Prabowo • 27 November 2020 00:37
Jakarta: Calon Bupati Tana Tidung nomor urut 1, Ibrahim Ali menyebut koordinasi yang intens dengan Pemerintah Malayasia perlu dilakukan dalam mencegah peredaran narkoba. Tana Tidung salah satu daerah rawan transaksi narkoba jaringan internasional.
 
"Kita ketahui Kalimantan Utara daerah yang berhadapan langsung dengan Malaysia. Maka ketika bicara narkoba sangat membahayakan (peredarannya)," ujar Ibrahim dalam Debat Pilbup Kabupaten Tana Tidung yang disiarkan di Metro TV, Kamis, 26 November 2020.
 
Baca:Umi-Herman Ingin Transparansi Penempatan Kepala OPD Tana Tidung

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengetatan keamanan di perbatasan antara kedua negara juga perlu dilakukan oleh aparat kepolisian. Sehingga, tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan oknum mendistribusikan barang haram itu.
 
"Kita tidak akan kompromi terhadap masyarakat yang menggunakan narkoba dan mengederakan narkoba," jelasnya.
 
Kemudian upaya sosialisasi bahaya narkoba perlu dilakukan kepada masyarakat. Sosialisasi ini dilakukan melalui tokoh masyarakat, agama, dan adat.
 
Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tana Tidung diikuti oleh empat paslon. Paslon nomor urut 1, Ibrahim Ali-Hendrik diusung oleh PAN, Hanura, Golkar; Paslon nomor urut 2, Sofian-Juid,jalur perseorangan.
 
Selanjutnya, Paslon nomor urut 3, Umi Suhartini-Herman, diusung oleh PKB, PPP, NasDem, Gerindra, PKPI, PBB, PKS dan Perindo; dan Palson nomor 4, Markus-Hamzah, diusung oleh PDIP, Demokrat, Gelora dan Berkarya.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif