medcom.id, Jakarta: Kotak-kotak identik dengan pasangan cagub DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan cawagub Djarot Saiful Hidayat. Kemeja bermotif kotak-kotak kerap dikenakan Ahok-Djarot terutama dalam masa kampanye Pilgub DKI Jakarta 2017.
Ternyata, motif kotak-kotak itu memiliki makna atau filosofinya tersendiri. Filosofi Kotak-kotak bakal dibungkus dalam sebuah video clip bertajuk
#FilosofiKotakKotak. Video tersebut menceritakan makna di balik kotak-kotak.
"Kadang kita sebagai manusia dalam melihat permasalahan dan perbedaan itu sering mengkotak-kotakkan, suka memisah-misahkan, suka mengidentifikasi diri menjadi per kelompok. Atau bahkan tanpa disadari, kita sendiripun terkotakkan. Nah, makanya harus ngerti apa itu Filosofi Kotak-kotak," kata pendiri Komunitas Banteng Muda (KBM) Banyu Biru Djarot saat ditemui di sela-sela syuting di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat malam, 3 Februari 2017.
Relawan dari Sahabat Djarot, Komunitas Banteng Muda, dan Banteng Muda Indonesia ikut terlibat dalam pembuatan video clip itu. Video clip dibuat di studio di Kemang Utara.
“Prosesnya dipenuhi improvisasi dan pesan serius dibungkus dengan
fresh, fun, muda. Ini formulasi ampuh bagi saya di era medsos,” jelas Banyu.
Kampanye kreatif ini dirasa efektif karena dibuat
fresh, fun dan edukatif. Suasana terlihat cair dan penuh canda. Namun pesan yang disampaikan memiliki arti mendalam.
“Kita semua bersemangat, karena kita tahu ini untuk merajut persatuan dan kompaknya kaum pemuda," ucapnya.
Ketika seluruh kotak-kotak itu terjahit menyatu, maka jadilah dan terpadukanlah kita semua di baju ini. "Dan ukurannya saya yakin pas di badan. Yah istilahnya ini, 'baju' itu
made in Indonesia, by Indonesian, for Indonesian gitulah,” ujar dia.
KBM meminta pemuda Indonesia mau menjadi kekuatan perajut kotak-kotak ini. “Jadilah kita Indonesia. Mari lawan intoleransi, jadi agen toleran, jadi agen perajut persatuan," imbau Banyu.
Banyu menambahkan, besok lusa, video clip
#FilosofiKotakKotak akan bisa ditonton publik.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((DHI))