Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra Sufmi Dasco Ahmad (tengah). MI/Rommy Pujianto
Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra Sufmi Dasco Ahmad (tengah). MI/Rommy Pujianto

Peserta Pilkada Diminta Menghindari Kampanye Lewat Konser

Pilkada pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Anggi Tondi Martaon • 16 September 2020 15:23
Jakarta: Konser diizinkan sebagai salah satu metode kampanye pemilihan kepala daerah (pilkada). Namun, peserta disarankan tidak menerapkan metode tersebut.
 
"Kalau saya sendiri sih berpendapat sebaiknya konser-konser seperti itu sebaiknya dihindarkan," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 5 September 2020.
 
Politikus Gerindra itu juga meminta penyelenggara dan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di daerah tidak mempermudah izin penyelenggaraan konser. Izin harus dikeluarkan sesuai kondisi lapangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setidaknya ada beberapa acuan yang harus diperhatikan oleh pemberi izin keramaian. Di antaranya, kepatuhan masyarakat dan status penyebaran virus korona di daerah tersebut.
 
"Itu kemudian menjadi pertimbangan untuk kemudian mengizinkan atau tidak mengizinkan," ujar dia.
 
Baca: PKPU Izinkan Konser hingga Ultah Partai Selama Kampanye Pilkada
 
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (PKPU) mengizinkan kegiatan konser, bazar, acara ulang tahun partai, dan lomba gerak jalan dilakukan selama kampanye di tengah pandemi virus korona. Namun, ketentuan tersebut harus dilakukan berdasarkan protokol kesehatan.
 
"Selain jumlah (peserta) juga diatur protokolnya. KPU juga akan mengatur secara lebih detail dalam pedoman teknis kampanye," kata Komisioner KPU, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi saat dihubungi, Rabu, 16 September 2020.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif