Palangkaraya: Ketua Umum Pasukan Tetap Jokowi, Tigor Doris Sitorus, menilai
Bakal Calon Gubernur Kalimantan Tengah, Ben Brahim S Bahat, mempunyai pengalaman menjadi kepala daerah.
Tigor mengatakan Ben mampu melakukan banyak terobosan ketika menjabat Bupati Kapuas hingga kerap dijuluki 'Ahok Kalteng' karena berani dan tegas.
"Dia (Ben) layak diperhitungkan karena dua kali menjabat Bupati Kapuas, dia juga berpengalaman sebagai birokrat dan berprestasi," kata Tigor, Senin, 7 September 2020.
Baca:
Langgar Protokol Kesehatan, Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Terancam Ditunda
Dia menjelaskan Ben juga telah mempersatukan etnis Dayak Kalimantan dan mampu mencegah konflik. Dengan berbagai pengalaman yang dimiliki Ben, Kalteng diyakini bisa menjadi provinsi yang berkembang dengan keberagaman warganya.
"Pak Ben mampu menang dua kali di daerah yang pemilihnya 80 persen mayoritas muslim. Saya rasa PDI Perjuangan sebagai partai nasionalis dan partai lainnya layak merekomendasikan jadi calon gubernur," jelas Tigor.
Sebelumnya Ben Brahim resmi maju pada Pilkada Kalteng 2020 dengan didampingi mantan Bupati Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar. Keduanya diusung oleh Partai Demokrat, Gerindra, dan Hanura. Selain tiga partai pengusung tersebut. Pasangan Ben-Ujang juga didukung oleh Partai PKPI, PSI, dan Gelora.
Tes Kesehatan
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah, Harmain Ibrohim, mengatakan tes kesehatan bakal pasangan calon kepala daerah yang telah mendaftar ke KPU Kalteng dilaksanakan Selasa, 8 September 2020.
"Tahapan pendaftaran dua pasangan bakal calon telah usai. Selanjutnya paslon akan mengikuti tes kesehatan yang dijadwalkan pada 8-10 atau Selasa-Kamis," kata Harmain seperti dilansir
Antara.
Dia mengatakan pelaksanaan tes kesehatan para calon peserta Pilkada Kalteng dipusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah dr Doris Sylanus Palangkaraya.
Pemeriksaan kesehatan dua pasangan bakal calon kepala daerah itu di antaranya pemeriksaan fisik meliputi ultrasonografi (USG) dan pengambilan darah.
Kemudian tes psikologi meliputi wawancara psikiatri hingga tes tulis MMPI (tes psikologi yang digunakan untuk proses diagnosa gangguan jiwa oleh psikiater, seperti gangguan antisosial, seksual dan jenis kejiwaan lainnya).
Kemudian pasangan bakal calon juga harus menjalani tes bebas narkoba yang dipandu langsung oleh tim dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Tes kesehatan ini dilaksanakan bersamaan oleh bakal pasangan calon.
Hasil tes kesehatan calon peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 2020 selanjutnya diserahkan ke KPU Kalteng.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((DEN))