Dua Paslon peserta Pilwakot Solo 2020 Tandatangani Pakta Integritas dan Deklarasi Kampanye Damai, di Solo, Sabtu, 26 September 2020. (Foto: Medcom.id/Triawati)
Dua Paslon peserta Pilwakot Solo 2020 Tandatangani Pakta Integritas dan Deklarasi Kampanye Damai, di Solo, Sabtu, 26 September 2020. (Foto: Medcom.id/Triawati)

Gibran-Teguh dan Bagyo Sepakat Kampanye Damai

Pilkada pilkada serentak Pemilu Serentak 2020 Pilkada Solo
Triawati Prihatsari • 26 September 2020 15:36
Solo: Pasangan calon (Paslon) wali kota dan wakil wali Kota Solo dari PDI Perjuangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa bersama pasangan rival dari jalur perseorangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) sepakat berkampanye secara damai. Hal itu dituangkan dalam penandantanganan pakta integritas dan deklarasi kampanye damai Pilwakot Solo 2020.
 
"Saya dan Pak Teguh berkomitmen menaati semua protokol kesehatan selama masa kampanye. Saya akan memperbanyak kampanye dalam bentuk daring dan blusukan online akan kita dorong untuk pengumpulan massa," ujar Gibran, Sabtu, 26 September 2020.
 
Gibran mengaku akan tetap berkampanye langsung ke masyarakat namun dengan intensitas yang sangat terbatas. Ia akan mengoptimalkan blusukan secara daring.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Cabup Demak Janjikan Kemudahan Akses Pupuk bagi Petani
 
Sementara itu, calon wali kota Solo Bagyo Wahyono menekankan tetap berkampanye door to door selama 71 hari ke depan. Menurut dia, Bagyo, langkah tersebut efektif mendulang suara karena mereka lebih intens dekat dengan warga.
 
"Selain irit biaya, juga mendekatkan kita ke masyarakat. Namun tetap dengan menjaga protokol kesehatan. Kita juga sudah tandatangani kesepakatan kampanye damai," paparnya.

Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti menyampaikan penandatanganan pakta integritas dan deklarasi kampanye damai kali ini sesuai dengan PKPU Nomor 13 Tahun 2020, yang menyatakan seluruh agenda kegiatan dengan peserta kendati dibatasi kini ditiadakan.
 
"Konser musik, bazar, atau perlombaan yang sebelumnya diperbolehkan dengan peserta dibatasi, sekarang dilarang semua. Kegiatan yang diperbolehkan adalah kegiatan melalui daring dan media sosial," tegasnya.
 
Selain itu, kegiatan kampanye yang dilaksanakan mulai 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020 mendatang boleh menghadirkan orang, namun dibatasi maksimal 50 peserta dengan penerapan jaga jarak minimal satu meter.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif