Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Partisipasi Masyarakat Dibutuhkan Mengawasi Hoaks Pilkada 2020

Pilkada pilkada serentak bawaslu hoax Pemilu Serentak 2020 kabar hoaks
Anggi Tondi Martaon • 10 Oktober 2020 15:39
Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menilai masyarakat dan mahasiswa berperan besar menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Di antaranya, mengawasi konten informasi palsu atau hoaks di media sosial (medsos).
 
"Tidak ada peran yang dapat menggantikan partisipasi masyarakat dan mahasiswa dalam mengawasi hoaks di medsos meskipun Bawaslu dalam mengawasinya sudah bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Facebook, " kata Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar saat dikutip dari web bawaslu.go.id, Sabtu, 10 Oktober 2020.
 
Fritz mengungkapkan potensi munculnya hoaks di medsos tetap ada pada Pilkada 2020. Sebab, banyak dijumpai konten negatif terkait pilkada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berisikan ajakan menghasut, menghina, dan mengadu domba," ungkap dia.
 
Baca:Bawaslu Gandeng Tim Siber Polri Awasi Kampanye
 
Dia menyebut peredaran hoaks dan kampanye negatif berdampak buruk terhadap masyarakat. Sebab, dapat memecah belah pemilik suara.
 
Selain itu, kampanye negatif juga berpengaruh pada partisipasi masyarakat. Informasi palsu menurunkan keinginan masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara pada 9 Desember 2020.
 
"Membuat seseorang untuk tidak memilih karena banyaknya hoaks yang muncul dan pemilih menjadi apatis," ujar dia.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif