medcom.id, Jakarta: Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memutuskan makan bersama anak-anak dan istrinya, Heppy Farida, di Rumah Makan Padang Garuda di Jalan Sabang, Jakarta Pusat. Di sana, Djarot mendapat kejutan dari keluarga.
Saat sampai, Djarot sempat disambut oleh kader Partai Amanah Negara (PAN) yang berasal dari Malaysia. Menanggapi sambutan itu, Djarot merasa sudah cukup terkenal di luar negeri.
"Oh iya, di Saudi Arabia terkenal, Mesir terkenal, Libanon,
go international," ujar Djarot sambil bercanda di RM Garuda, Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Rabu 19 April 2017.
Kemudian, Djarot kembali bergabung dengan keluarganya. Dia senang bisa makan bersama mereka karena momen itu jarang terjadi.
Djarot juga mengungkapkan usia anak-anaknya. Pasalnya, tidak ada satu pun dari tiga anak Djarot yang sudah bisa menyoblos.
Anak pertama Djarot, Safira Prameswari Ramadina, baru berusia 15 tahun. Dua tahun lagi Safira baru bisa ikut pemilu.
Anak keduanya, Karunia Dwihapsa Paramasari, berusia 13 tahun. Artinya, empat tahun lagi baru bisa ikut pemilu.
"Kalau ini (anak ketiga, Meisya Rizky Berliana) umurnya 11 tahun kurang. Enam tahun lagi, nanti kalau ayah maju sebagai calon presiden," kelakar Djarot.
Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat beserta istrinya, Heppy Farida, dan anak makan bersama. Foto: MTVN/Intan Fauzi.
Candaan Djarot itu disambut tawa. "Kok ketawa, aminin dong," ujar Djarot menanggapi.
Happy Farida kemudian memberikan kejutan kepada Djarot sebelum makan dimulai. Dia memberikan hadiah sebagai bentuk penghargaan karena Djarot sudah menjalani masa pilkada DKI selama enam bulan.
"Ini hari spesial abis pilgub, makan-makan, masih ada satu lagi hadiah buat ayah dari anak-anak. Ini bentuk apresiasi kami karena ayah sudah kerja hampir enam bulan. Ada sesuatu yang bisa ditonton," ujar Happy.
Anak-anak Djarot dan Happy memberikan hadiah berupa video yang berjudul "Dolanan Cublak-Cublek Suweng". Video itu berisi kegiatan anak-anak Djarot dan Happy yang sedang bermain di ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Borobudur.
"Terima kasih, bagus nak, terima kasih ya. Ini lagu dolanan, upload di Youtube bagus nak," ucap Djarot.
Baca: Djarot Pilih Pilkada Aman daripada Menang
Ketiga anak Djarot nampak malu-malu menunjukkan video mereka. Happy bilang, setting RPTRA sengaja dipilih untuk mengenalkan anak-anak pada RPTRA.
"Kita ingin kenalkan ke anak-anak bahwa kita ada RPTRA. Kita ingin anak-anak bisa main
dolanan sehingga budaya tradisional kita lestarikan ke anak-anak," terang Happy.
Video berdurasi dua menit itu berisi kegiatan anak-anak Djarot dan Happy bermain permainan tradisional. Kegiatan itu seperti congklak, lompat tali, dan berlatih tari tradisional.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id((OGI))