Pengamat: PPP Ungguli PKB di Pulau Jawa
Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari. Foto: screen shot/Metro TV
Jakarta: Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari menilai kemenangan tiga pasangan calon pada pemilihan gubernur di Pulau Jawa memiliki makna khusus bagi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Hal itu menurut Qodari tak lepas dari rivalitas antara PPP dan PKB. Sebab kedua partai mempunyai kemiripan dari segi pemilihnya. Dia mencontohkan Jawa Timur yang sering didominasi PKB dan PDI Perjuangan, justru kalah dengan Paslon yang diusung partai lain yang di dalamnya ada PPP.


Begitu juga di Jawa Tengah, dimana PKB pada pemilu sebelumnya unggul, namun pada Pilkada kali ini kalah dari PPP.  Bahkan Partai berlambang Kakbah itu berhasil menempatkan kadernya sebagai wakil gubernur yang menang dalam hitungan cepat (quick count).

"Hal ini bisa menjadi momentum (kebangkitan) bagi PPP," kata Qodari dalam program 'Memilih Pemimpin Negeri' di Metro TV, Rabu, 27 Juni 2018, malam.

Sementara lanjut dia, di Jawa Barat walaupun PKB ikut mengusung pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, namun hanya menjadi partai pengusung. Sedangkan PPP seperti di Pilkada Jateng juga menempatkan kadernya sebagai wakil gubernur.  Secara kultural, PPP selama ini unggul atas PKB.

"Di Jawa Timur, PKB kalah dari PPP,  di Jawa Tengah PPP juga menang dari PKB,  sementara di Jawa Barat PKB ikut menang dengan PPP," kata dia.



(MBM)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id