Ilustrasi warga pakai masker. AFP
Ilustrasi warga pakai masker. AFP

Paslon Diminta Bagikan Masker dan Hand Sanitizer Saat Kampanye

Pilkada Virus Korona pilkada serentak kemendagri Pemilu Serentak 2020
Kautsar Widya Prabowo • 13 Oktober 2020 11:01
Jakarta: Setiap pasangan calon (paslon) harus memanfaatkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 sebagai momentum pencegahan covid-19. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta paslon lebih sering membagikan penunjang penanganan covid-19 sebagai atribut kampanye.
 
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan mencontohkan alat penunjang tersebut berupa masker atau hand sanitizer. Paslon juga dapat memasang sarana sanitasi berupa fasilitas cuci tangan dengan air mengalir dan sabun.
 
Proses pembagian dapat dilakukan saat menggelar kampanye tatap muka. Namun, kampanye tersebut harus menaati protokol kesehatan yang telah diatur dalam Pasal 58 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada saat Bencana Nonalam Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"(Kampanye) tatap muka boleh, tetapi syaratnya ketat. Antara lain (peserta kampanye) dibatasi maksimal 50 orang," kata Benni dikutip dari laman resmi Kemendagri, Selasa, 13 Oktober 2020.
 
Selain itu, paslon didorong bertarung gagasan penanganan covid-19 beserta dampaknya. Paslon yang menyosialisasikan program dan kampanye penanganan covid-19 di tengah pandemi akan dinilai sebagai pemimpin berkualitas.
 
"Sekarang tahapan kampanye sudah berjalan 17 hari masih panjang tahapan kampanye untuk dimanfaatkan bagi para paslon untuk sampaikan program strategisnya (terkait) penanganan covid-19," ujar Benni.
 
Baca: Bawaslu Gandeng Parpol Tegakkan Protokol Kesehatan saat Pilkada
 
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat penyebaran penunjang penanganan covid-19 sebagai bahan kampanye telah dilakukan di 169 kabupaten kota atau 62 persen daerah penyelenggaran. Sedangkan 103 kabupaten kota atau 38 persen lainnya belum melakukan metode kampanye tersebut.
 
Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan penggunaan bahan kampanye yang paling diminati calon kepala daerah (cakada) ialah masker. Instrumen protokol kesehatan itu memiliki gambar atau corak yang identik dengan salah satu cakada.
 
"Bahan kampanye yang paling banyak adalah masker di 159 kabupaten kota," kata Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin dalam keterangan tertulis, Selasa, 6 Oktober 2020.
 
Afif menyebut tingginya penggunaan masker berkorelasi dengan tingginya pelaksanaan kampanye secara tatap muka. Masker dibagikan saat kampanye berlangsung.
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif