Sebelum mendaftar, para siswa atau orang tua harus gencar mencari informasi terkait pembukaan jalur mandiri di laman resmi perguruan tinggi. Ini penting untuk mengetahui detail tentang tata cara pendaftaran, jadwal, hingga pelaksanaan ujian
Jalur seleksi mandiri biasanya dibuka setelah jalur Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) telah selesai. Jadi, siswa masih memiliki harapan untuk tetap mencoba mendaftarkan diri ke perguruan tinggi yang diincar.
Melansir Quipper, pada tahap seleksi jalur Mandiri ini menggunakan nilai rapor dari semester 1-6. Bisa juga melampirkan prestasi akademik dan prestasi lainya seperti olahraga atau seni serta keagamaan.
Beberapa jurusan tertentu jika melampirkan prestasi selain nilai rapor akan meningkatkan peluang untuk dapat diterima di perguruan tinggi tersebut dengan jurusan kuliah yang dipilih.
Baca: Pintar Tak Jaminan, Ini 5 Tips agar Lolos Seleksi PTN
Mendaftar di Banyak Perguruan Tinggi
Jalur mandiri memungkinkan siswa mendaftar di banyak kampus. Tak terbatas seperti SNMPTN atau SBMPTN yang punya kuota maksimal 2 PTN dan 2 jurusan. Biaya pendaftarannya mulai dari Rp100 ribu hingga Rp500 ribu.Sebagai saran, dalam seleksi jalur mandiri sebaiknya memilih universitas terdekat dengan domisili. Pilih dua perguruan tinggi yang memiliki jurusan yang inginkan dan tetap lihat peluang diterimanya berdasarkan daya tampung dan persaingannya.
Daya Tampung Hingga Biaya Kuliah Jalur Mandiri
Setiap jalur seleksi memiliki kuota atau daya tampung jumlah siswa yang dapat diterima di jurusan tersebut. Jika dilihat secara umum, kuota untuk Jalur SPMB Mandiri sebesar 30 persen, informasi jumlah siswa yang dapat diterima tentu berbeda di setiap PTN dan jurusannya.Biaya kuliah untuk Jalur Mandiri di PTN tentu berbeda dengan siswa yang lulus diseleksi sebelumnya baik itu SNMPTN atau SBMPTN. Secara umum, saat siswa mendaftar jalur mandiri di sebuah PTN, akan memasukkan informasi terkait keuangan keluarga.
Para siswa perlu menginformasikan pekerjaan orang tua, pendapatan dan lainnya. Hal ini yang mempengaruhi Uang Kuliah Tunggal (UKT) setiap semesternya. Jadi, lebih baik jujur saja masukan informasi tersebut agar tidak memberatkan dan biaya kuliah sesuai dengan kemampuan.
Baca: Kiat Sukses Belajar Mata Pelajaran yang Tak Disukai
Selain UKT, juga akan ditanyakan terkait Sumbangan kepada PTN. Pada poin ini, yang membuat jalur seleksi Mandiri menjadi lebih mahal karena seperti yang sudah diketahui semakin besar uang yang akan disumbangkan tentu kemungkinan diterima di Jurusan tersebut akan semakin besar.
Uang sumbangan ini harus dimasukkan saat tahap pendaftaran. Jumlahnya sangat bervariatif, mulai dari Rp10 juta, Rp25 juta, hingga ratusan juta untuk jurusan kedokteran.
Jalur Mandiri Pilihan Terakhir? Ada SPAN-PTKIN
Ketika mengetahui bahwa tidak lolos di UTBK-SBMPTN disarankan sesegera mungkin mendaftarkan diri lewat jalur mandiri karena rentang waktu pembukaan jalur mandiri dibuka di seluruh Perguruan Tinggi Negeri setelah pengumuman SBMPTN.Jika jalur mandiri pun gagal, siswa disarankan di waktu bersamaan mendaftar jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (SPAN-PTKIN). Pilihan kampus jalur ini memang terbatas karena dikhususkan untuk bidang keagamaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News