Daya Tampung Hingga Biaya Kuliah Jalur Mandiri
Setiap jalur seleksi memiliki kuota atau daya tampung jumlah siswa yang dapat diterima di jurusan tersebut. Jika dilihat secara umum, kuota untuk Jalur SPMB Mandiri sebesar 30 persen, informasi jumlah siswa yang dapat diterima tentu berbeda di setiap PTN dan jurusannya.Biaya kuliah untuk Jalur Mandiri di PTN tentu berbeda dengan siswa yang lulus diseleksi sebelumnya baik itu SNMPTN atau SBMPTN. Secara umum, saat siswa mendaftar jalur mandiri di sebuah PTN, akan memasukkan informasi terkait keuangan keluarga.
Para siswa perlu menginformasikan pekerjaan orang tua, pendapatan dan lainnya. Hal ini yang mempengaruhi Uang Kuliah Tunggal (UKT) setiap semesternya. Jadi, lebih baik jujur saja masukan informasi tersebut agar tidak memberatkan dan biaya kuliah sesuai dengan kemampuan.
Baca: Kiat Sukses Belajar Mata Pelajaran yang Tak Disukai
Selain UKT, juga akan ditanyakan terkait Sumbangan kepada PTN. Pada poin ini, yang membuat jalur seleksi Mandiri menjadi lebih mahal karena seperti yang sudah diketahui semakin besar uang yang akan disumbangkan tentu kemungkinan diterima di Jurusan tersebut akan semakin besar.
Uang sumbangan ini harus dimasukkan saat tahap pendaftaran. Jumlahnya sangat bervariatif, mulai dari Rp10 juta, Rp25 juta, hingga ratusan juta untuk jurusan kedokteran.
Jalur Mandiri Pilihan Terakhir? Ada SPAN-PTKIN
Ketika mengetahui bahwa tidak lolos di UTBK-SBMPTN disarankan sesegera mungkin mendaftarkan diri lewat jalur mandiri karena rentang waktu pembukaan jalur mandiri dibuka di seluruh Perguruan Tinggi Negeri setelah pengumuman SBMPTN.Jika jalur mandiri pun gagal, siswa disarankan di waktu bersamaan mendaftar jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (SPAN-PTKIN). Pilihan kampus jalur ini memang terbatas karena dikhususkan untuk bidang keagamaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News