ilustrasi. Dok Medcom
ilustrasi. Dok Medcom

Tak Perlu Tunggu Wisuda, Ini Cara Mahasiswa Bisa Lebih Cepat Diterima Kerja

Ilham Pratama Putra • 28 Agustus 2026 11:30
Ringkasnya gini..
  • Pengalaman industri sejak kuliah bisa membantu mahasiswa lebih cepat masuk dunia kerja.
  • Sejumlah lulusan bahkan disebut sudah diterima kerja tiga bulan sebelum lulus.
  • Magang dan proyek nyata bisa menjadi bekal sebelum mahasiswa memasuki pasar kerja.
Jakarta: Mendapat pekerjaan sebelum resmi menyandang gelar sarjana mungkin terdengar asing bagi mahasiswa tingkat akhir. Namun, kondisi tersebut bukan sesuatu yang mustahil, jika pengalaman di dunia kerja sudah dibangun sejak masih duduk di bangku kuliah.
 
Keterhubungan dengan industri, pengalaman magang, hingga kesempatan mengerjakan proyek nyata dapat menjadi bekal mahasiswa sebelum masuk ke dunia profesional. Dengan begitu, mahasiswa tidak benar-benar memulai dari nol ketika mencari pekerjaan setelah lulus.
 
Rektor Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Elisabeth Rukmini mengatakan pengalaman saat masih kuliah menjadi salah satu faktor yang membuat lulusan lebih cepat masuk ke dunia kerja. Di UPJ misalnya kata dia, mahasiswa sudah diterima kerja bahkan 3 bulan sebelum lulus.

“Lulusan kami diterima di dunia kerja bahkan tiga bulan sebelum lulus. Dan setiap tahun angkanya sekitar 92,3 persen,” ujar Elisabeth melalui keterangannya di Jakarta, Kamis 27 Agustus 2026.
 
Baca juga: 4 Kota Pelajar Terbaik di Indonesia Versi QS Best Student Cities 2027, Kampus Idamanmu di Mana?  

 
Menurutnya, perguruan tinggi perlu memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal dunia profesional sejak masa pendidikan. Pembelajaran tidak cukup hanya mengandalkan teori, tetapi perlu dilengkapi pengalaman menghadapi persoalan nyata dan berinteraksi dengan praktisi.
 
“Perguruan tinggi perlu memberikan ruang kepada mahasiswa untuk memahami dunia nyata sejak masa pendidikan. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melihat persoalan, bekerja bersama praktisi, dan mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” katanya.
 
Pengalaman industri menjadi salah satu bekal yang dapat membantu mahasiswa memahami ekspektasi dunia kerja. Melalui magang, proyek industri, penelitian terapan, hingga mentoring bersama praktisi, mahasiswa bisa mengenali pola kerja profesional sebelum benar-benar masuk sebagai pekerja.
 
Di UPJ, misalnya, sebanyak 232 mahasiswa mengikuti program internship di berbagai unit dalam ekosistem Pembangunan Jaya sepanjang Tahun Akademik 2024/2025 hingga semester gasal TA 2026/2027. Hal itu dipercaya sebagai salah satu langkah persiapan.
 
Selain internship, program The Bridge juga telah menghubungkan 46 lulusan UPJ dengan dunia profesional sepanjang TA 2023/2024 hingga TA 2025/2026. Presiden UPJ Frans Sunito menambahkan, jika pengalaman langsung menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi persoalan yang tidak selalu ditemukan di ruang kelas.
 
Baca juga: 
 
 

 
“Yang lebih penting adalah bagaimana mahasiswa mendapatkan pengalaman menghadapi persoalan nyata, berinteraksi dengan praktisi, dan memahami bagaimana sebuah pengetahuan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
 
Kebutuhan perusahaan terhadap lulusan yang mampu beradaptasi membuat mahasiswa perlu mempersiapkan diri lebih awal. Kemampuan akademik tetap penting, tetapi pengalaman menerapkan pengetahuan tersebut dalam situasi nyata juga menjadi bagian dari kesiapan profesional.
 
Ia meyakini jika industri membutuhkan talenta yang tidak hanya memahami bidang akademiknya. Tetapi juga mengetahui bagaimana sebuah organisasi bekerja.
 
“Industri membutuhkan talenta yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memahami bagaimana sebuah organisasi bekerja dan memberikan nilai bagi masyarakat,” katanya.
 
Karena itu, mahasiswa yang ingin lebih cepat mendapatkan pekerjaan setelah lulus dapat mulai membangun pengalaman sejak masih kuliah. Magang, proyek bersama industri, kegiatan penelitian terapan, serta membangun jejaring dengan praktisi dapat menjadi cara untuk mengenali kebutuhan pekerjaan sekaligus menguji kompetensi sebelum memasuki pasar kerja.
 
Bagi perguruan tinggi, tantangannya bukan hanya menghasilkan lulusan yang memiliki ijazah. Tetapi memastikan proses pendidikan membuat mahasiswa memiliki pengalaman dan kompetensi yang bisa langsung digunakan ketika memasuki dunia profesional.
 
Baca juga: 
 
 

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan