Program beasiswa ini diberikan Pemerintah Swiss melalui Federal Commission for Scholarships for Foreign Students (FCS/ESKAS) untuk mendorong pertukaran internasional serta kerja sama penelitian antara Swiss dan negara-negara lain. Pada tahun akademik 2027–2028, program ini terbuka bagi pelamar dari 183 negara.
Khusus bagi pendaftar dari Indonesia, kesempatan yang tersedia berfokus pada Research Fellowship dan PhD Scholarship. Kualifikasi beasiswa ini lebih tepat ditujukan bagi lulusan magister atau peneliti yang memiliki rencana riset dan ingin mengembangkan penelitian di institusi pendidikan tinggi atau lembaga riset di Swiss.
Pendaftaran Swiss Government Excellence Scholarships 2027–2028
Pendaftaran Swiss Government Excellence Scholarships 2027–2028 dibuka mulai 20 Agustus 2026. Bagi pelamar Indonesia, batas akhir pendaftaran adalah 30 November 2026.Informasi mengenai jenis beasiswa dan tenggat negara masing-masing tercantum dalam daftar resmi yang diterbitkan SERI. Pendaftaran secara online melalui sistem GO ESKAS (Grants Online ESKAS).
Melansir laman resmi State Secretariat for Education, Research and Innovation, bagi calon peserta dari Indonesia, terdapat dua jalur yang perlu diperhatikan, yakni Research Fellowship dan PhD Scholarship. Berikut informasinya:
1. Research Fellowship
Research Fellowship ditujukan bagi peneliti muda berkualifikasi tinggi dari berbagai bidang akademik yang sedang menempuh pendidikan doktoral di negara asal. Melalui program ini, penerima dapat melakukan penelitian selama 6 hingga maksimal 12 bulan di institusi pendidikan tinggi atau lembaga riset yang diakui di Swiss.Program dimulai pada 1 September 2027 dan tidak dapat diperpanjang. Salah satu prioritas program adalah kandidat yang belum pernah belajar atau melakukan penelitian di Swiss sebelumnya.
Calon peserta harus telah menyelesaikan gelar master atau setara paling lambat 31 Juli 2027. Khusus bagi kandidat yang memilih ETH Zurich, gelar master harus selesai paling lambat 30 Juni 2027.
Selain itu, pelamar harus memenuhi ketentuan usia, yakni lahir setelah 31 Desember 1991 dan memiliki proposal penelitian yang lengkap beserta timeline pelaksanaannya.
2. PhD Scholarship
Jalur kedua adalah PhD Scholarship yang ditujukan bagi kandidat berkualifikasi tinggi yang ingin menempuh pendidikan doktoral di universitas atau lembaga riset yang diakui di Swiss.Persyaratan akademiknya juga mengharuskan pelamar telah menyelesaikan gelar master atau setara paling lambat 31 Juli 2027, atau 30 Juni 2027 khusus untuk ETH Zurich. Batas usia yang berlaku adalah lahir setelah 31 Desember 1991.
Beasiswa PhD diberikan selama 12 bulan pada tahap awal dan dapat diperpanjang sebanyak dua kali hingga maksimal 36 bulan dengan mempertimbangkan perkembangan akademik penerima selama periode sebelumnya dan program dimulai pada 1 September 2027.
Dokumen yang perlu disiapkan
Bagi pendaftar Indonesia yang memilih Research Fellowship atau PhD Scholarship, beberapa komponen penting dalam aplikasi antara lain:- CV lengkap yang mencantumkan latar belakang pendidikan, gelar, penghargaan, pengalaman kerja atau penelitian, publikasi, dan pengalaman mengajar;
- Surat motivasi maksimal dua halaman;
- Proposal penelitian dengan rincian penelitian dan target waktu pelaksanaan, maksimal lima halaman termasuk ringkasan untuk nonspesialis;
- Surat dukungan dari pembimbing akademik di institusi Swiss;
- CV singkat pembimbing akademik di Swiss;
- Bagi Research Fellowship, CV singkat pembimbing akademik di universitas asal;
- Alamat email dua profesor berbeda di bidang yang relevan untuk kebutuhan rekomendasi;
- Salinan ijazah dan transkrip akademik; (jika tidak dalam bahasa Inggris, Prancis, Italia, atau Jerman, dengan terjemahan bersertifikat)
- Salinan paspor; serta
- Salinan izin tinggal atau konfirmasi pendaftaran jika sudah tinggal di Swiss
Benefit beasiswa
Penerima Swiss Government Excellence Scholarships 2027–2028 mendapatkan tunjangan sebesar CHF 2.450 per bulan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup dasar selama berada di Swiss. Besaran ini berlaku untuk Research Fellowship maupun PhD Scholarship. Pemerintah Swiss menegaskan bahwa tunjangan tersebut merupakan beasiswa dan bukan gaji.Cara Daftar
Bagi calon peserta dari Indonesia, proses pendaftaran dapat dilakukan dengan tahapan berikut:1. Cek jenis beasiswa dan persyaratan
Pastikan terlebih dahulu bahwa pelamar memenuhi ketentuan untuk Research Fellowship atau PhD Scholarship.2. Cari calon pembimbing di Swiss
Pelamar riset perlu menemukan profesor atau pembimbing akademik yang bidang penelitiannya sesuai dengan proposal.3. Siapkan proposal penelitian
Proposal harus menjelaskan rencana penelitian secara rinci, termasuk tujuan, metode, dan timeline kegiatan.4. Siapkan dokumen pendukung
Lengkapi CV, surat motivasi, ijazah, transkrip, paspor, surat dukungan pembimbing, serta dokumen lain yang diminta.5. Daftar melalui GO ESKAS
Pendaftaran dilakukan secara online melalui sistem Grants Online ESKAS yang disediakan Pemerintah Swiss. Akses aplikasi dibuka sejak 20 Agustus 2026.6. Submit sebelum batas waktu
Khusus pendaftar dari Indonesia, batas akhir yang tercantum dalam daftar negara adalah 30 November 2026. Jangan menunggu sampai mendekati deadline karena proses mencari supervisor dan menyiapkan proposal dapat membutuhkan waktu cukup panjang.Yuk Sobat Medcom, persiapkan seluruh ketentuan dan dokumen yang diperlukan dari sekarang!
(Adinda Kinanthi)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda