Pluto. DOK
Pluto. DOK

Bukan Hilang, Ternyata Ini Alasan Pluto Resmi Dicoret dari Daftar Planet

Renatha Swasty • 04 Februari 2026 14:46
Ringkasnya gini..
  • Pluto merupakan benda langit berbatu dengan atmosfer kompleks yang terdiri dari lapisan nitrogen, metana, dan karbon monoksida.
  • Sejak tahun 2006, posisi Pluto resmi dicoret dari daftar planet utama dalam tata surya.
  • Alasan Pluto tidak lagi masuk daftar planet karena ukurannya terlalu mungil, orbitnya nyeleneh, dan gagal memenuhi standar IAU.
Jakarta: Sobat Medcom masih ingatkah urutan planet yang sering dihafalkan saat saat sekolah dasar? Mulai dari Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, hingga Pluto dalam urutan tata surya
 
Namun, tahu tidak? Ternyata sejak tahun 2006, posisi Pluto resmi dicoret dari daftar planet utama dalam tata surya. Fenomena ini sering kali mengundang pertanyaan “Apa salah Pluto hingga dihilangkan?”
 
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai alasan Pluto dikeluarkan dari daftar planet utama dalam tata surya, yuk kulik bersama apa itu planet Pluto:

Apa itu Pluto?

Mengutip laman infoastronomy.org, Pluto merupakan benda langit berbatu dengan atmosfer kompleks yang terdiri dari lapisan nitrogen, metana, dan karbon monoksida. Meskipun letaknya sangat jauh di Sabuk Kuiper, Pluto memiliki karakteristik menakjubkan dengan topografi yang kontras, mulai dari wilayah berwarna putih salju, oranye pekat, hingga area gelap serupa dengan arang.

Meskipun sebagian besar permukaannya dilapisi es nitrogen, Pluto ternyata menyimpan air di bawah Sputnik Planitia, wilayah unik yang berbentuk hati. Pluto menempati urutan kesembilan sebagai objek langit terbesar dan kesepuluh di tata surya.
 
Namun, jika dibandingkan dengan Bulan, ukurannya tergolong kecil karena hanya memiliki sekitar sepertiga volume dan seperenam massa Bulan. Selain itu, Pluto tidak memiliki medan magnet sendiri. 
 
Pluto pertama kali ditemukan pada tahun 1930 oleh astronom Clyde Tombaugh. Selama puluhan tahun, dunia menyambut Pluto sebagai anggota kesembilan keluarga tata surya. Bentuknya yang jauh dan misterius membuat Pluto sempat menjadi primadona bagi para pengamat luar angkasa. 
   

Mengapa Pluto dikeluarkan?

Seiring dengan kecanggihan teknologi teleskop, para ilmuwan mulai menyadari Pluto memiliki karakteristik cukup unik dan menimbulkan pertanyaan mengenai definisi sebuah planet. Berikut beberapa alasan mengapa Pluto dikeluarkan:

1. Ukurannya terlalu mungil

Ukuran Pluto ternyata sangat kecil, bahkan ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan Bulan yang mengelilingi Bumi.

2. Orbitnya nyeleneh

Tidak seperti planet lain yang orbitnya rapi, orbit Pluto sangat lonjong dan miring. Bahkan, sesekali Pluto berada lebih dekat ke Matahari ketimbang Neptunus.

3. Gagal memenuhi standar IAU

Pada tahun 2006, International Astronomical Union (IAU) menetapkan tiga syarat mutlak untuk sebuah planet agar diakui, yaitu dapat mengorbit matahari, berbentuk bulat karena gravitasinya sendiri, dan memiliki jalur orbit sendiri.
 
Poin ketiga inilah yang membuat Pluto gagal disebut sebagai planet. Pluto berada di wilayah Sabuk Kuiper, yaitu area yang penuh dengan bongkahan es dan batu. Hal itu terjadi karena ukuran Pluto tidak cukup besar untuk menyingkirkan benda-benda kecil di sekitarnya. Oleh karena itu, Pluto dianggap bukan penguasa di orbitnya sendiri.

4. Status Pluto saat ini, Planet kerdil

Meski bukan lagi planet utama, Pluto tidak menghilang. Kini pluto menyandang gelar baru sebagai planet kerdil. Kalau diibaratkan, Pluto seperti mantan yang masih ada di sekitar kita, tapi statusnya sudah bukan yang utama lagi.
 
Meski begitu, Pluto tetap menjadi objek penelitian menarik. Hanya saja, Pluto berada di kategori berbeda dengan objek-objek lain.
 
Nah, Sobat Medcom itulah ulasan mengenai mengapa Pluto tidak lagi diakui sebagai planet di tata surya. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan