Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Fauzan Adziman. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id
Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Fauzan Adziman. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id

Cara Asuh Unik Ayah Azka Clash of Champions: Biarkan Anak Cari Uang Sendiri

Ilham Pratama Putra • 06 Juli 2026 14:22
Ringkasnya gini..
  • Ayah Azka mengaku putranya sudah lama tidak dikirimi uang saat kuliah di Oxford.
  • Kebijakan itu diterapkan untuk melatih kemandirian dan jiwa kepemimpinan Azka.
  • Selain mandiri, Azka juga dibesarkan tanpa dipaksa belajar, tetapi didukung lewat lingkungan yang positif.
Jakarta: Salah seorang peserta Clash of Champions (CoC) Seasons 3, Azka Adziman, mencuri perhatian warganet. Mahasiswa University of Oxford itu dinilai memiliki kecerdasan luar biasa. 
 
Lantas bagaimana cara belajar Azka di rumah? Apa saja yang diajarkan orang tuanya?
 
Ayah Azka, yang juga Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Fauzan Adziman, mengungkap Azka dibentuk menjadi orang bertanggung jawab. Bahkan, Fauzan memiliki cara unik menumbuhkan jiwa kepemimpianan anaknya. 

"Jadi kebetulan anak saya yang pertama ini sudah lama enggak pernah kita kasih uang untuk hidup sebetulnya. Dia sudah nyari uang sendiri gitu ya," beber Fauzan di Jakarta, Senin, 6 Juli 2026. 
 
Menurut dia, dengan cara itu jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab seseorang bisa muncul. Fauzan menyebut Oxford of University juga memiliki visi yang sama. 
 
"Tapi kepemimpinan ini yang kalau kami pelajari itu fundamental. Bukan jadi ketua atau apa, tetapi paling enggak  bisa memimpin bidangnya masing-masing, tahu mau ke mana, terus juga mendengarkan," kata Fauzan. 
 
Baca juga: Kenalan dengan Kadit, Mahasiswa ITB Juara 3 Clash of Champions  

 
Dengan tempaan seperti itu, Azka sudah terbiasa menghadapi berbagai kesulitan. Sehingga saat hidupnya menghadapi tantangan, Azka dipercaya bisa menghadapi kesulitannya. 
 
Sementara itu, Fauzan mengaku Azka juga tidak pernah disuruh belajar di rumah. Namun, dia membentuk linkungan yang bisa mendukung Azka belajar. 
 
"Sama juga dengan Azka ya, kami tidak pernah menekankan (disuruh belajar) tapi membuat environment yang dibutuhkan gitu. Jadi kadang-kadang kalau lagi makan malam ya ngobrol tentang hal-hal yang diminati," kata Fauzan.
 
Sebenarnya, kata Fauzan, metode ini ia tiru dari orang tuanya. Fauzan mengaku tak pernah didikte orang tuanya untuk belajar dalam model tematik di rumah. 
 
"Jadi saya dari kecil enggak pernah disuruh belajar. Saya pun paling ingat waktu SD satu kali itu juga, terus waktu itu suruh belajar akhirnya saya baca buku Bobo gitu," ungkap dia.
 
Fauzan mengaku selalu memberi ruang kepada Azka untuk berkembang. Sebagai orang tua, ia hanya ingin memfasilitasi dan memotivasi keinginan anaknya. 
 
"kita lebih memfasilitasi dan dia supaya lead, termotivasi dan apa yang ingin dia bangun gitu," beber. 
 
Berikut ini profil lengkap Azka Adziman:

Profil Azka Adziman

Azka memiliki nama lengkap Azka Hafizh Adziman. Azka lahir di Bandung, 5 Desember 2024. 
 
Azka merupakan mahasiswa University of Oxford (2023). Ia mengambil jurusan engineering science dengan spesialisasi information engineering. 
 
Ia berhasil meraih predikat First-Class Honours, yang mana IPK tersebut setara dengan 4.00. Seperti apa rekam pendidikan lengkapnya? Berikut informasinya:

Pendidikan Azka Adziman

  • University of Oxford
  • Bartholomew School, Oxford
  • William Fletcher Primary School, Oxford

Prestasi Azka

  • British Physics Olympiad (BPhO) 2x Medalist (Top Gold Round 1, Silver Round 2) 
  • UK Royal Society of Chemistry Olympiad Gold Medal
  • Top 50 in the UK for Maths and Physics problem solving on Isaac Science by University of Cambridge
Baca juga: Intip Tips Hafal 100 Lukisan Ala Xaviera Clash of Champions  

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA