Nah, kamu perlu tahu apa itu MPLS Ramah 2026 secara lengkap! Berikut penjelasan dikutip dari unggahan instagram @dir.ksps.tendik:
Apa itu MPLS Ramah 2026?
MPLS Ramah adalah kegiatan pengenalan lingkungan sekolah selama 5 hari yang inklusif, gratis, dan menyenangkan. Tujuannya adalah agar murid baru merasa aman, nyaman, percaya diri, dan menjadikan sekolah sebagai rumah kedua sejak hari pertama.7 Hal Penting dalam MPLS Ramah 2026
Pendaftaran Cek Kesehatan Gratis (CKG)
- Tujuan: Memastikan seluruh murid, khususnya murid baru, terdaftar dalam Program CKG Tahun 2026.
- Aplikasi: Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile.
- Deskripsi: Pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi faktor risiko, kondisi pra-penyakit, dan menemukan penyakit sejak dini pada anak usia sekolah.
- Sekolah melaporkan jumlah murid yang sudah terdaftar melalui formulir evaluasi MPLS Ramah.
- Sekolah dapat mendata murid yang sudah mendaftar melalui orang tua/wali.
- Hasil CKG tidak perlu dikumpulkan oleh sekolah.
- Murid yang sudah mengikuti CKG Tahun 2026 tidak perlu didaftarkan kembali.
- Panduan: [https://s.id/PanduanCKG](https://www.google.com/search?q=https://s.id/PanduanCKG)
| Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Teror Bom di SDN 15 Srengseng Sawah 15 Pagi Jaksel |
Identifikasi Awal Kondisi Sosial-Ekonomi dan Konsentrasi Belajar
- Peserta: Orang tua murid baru TK dan SD, serta murid baru SMP, SMA, dan SMK.
- Tujuan: Mengidentifikasi kebutuhan pendampingan murid agar dukungan yang diberikan tepat sasaran.
- Deskripsi: Membantu mengenali perilaku anak di rumah, sekolah, dan pertemanan, serta mengidentifikasi emosi dan konsentrasi belajar.
- Bukan alat diagnosis, bukan untuk memberi label atau menilai murid.
- Digunakan sebagai skrining awal dan dapat dirujuk ke layanan profesional jika diperlukan.
- Khusus SMP, SMA, SMK: Dilaksanakan bersamaan dengan Asesmen Literasi Membaca, Numerasi, dan Identifikasi Bakat Minat.
Identifikasi Bakat dan Minat
- Peserta: Orang tua murid baru SD serta murid baru SMP, SMA, dan SMK.
- Tujuan: Menjadi landasan bagi sekolah, guru, dan orang tua dalam memberikan pembinaan dan layanan pengembangan yang sesuai karakteristik murid.
- Luaran: Tabel hasil dan rekomendasi untuk perencanaan ekstrakurikuler, pembinaan prestasi, dan pendampingan belajar.
- Deskripsi: Pemetaan potensi dan minat berdasarkan 8 Kecerdasan Majemuk (Gardner).
- Estimasi pengerjaan 20 menit, dilakukan secara mandiri.
- Tidak ada jawaban benar atau salah.
Asesmen Literasi Membaca dan Numerasi
- Tujuan: Memetakan kemampuan awal murid dalam memahami informasi, menafsirkan bacaan, dan menggunakan konsep matematika dalam masalah sehari-hari.
- Manfaat: Menjadi acuan bagi guru untuk merancang layanan pembelajaran dan diferensiasi pembelajaran sesuai kebutuhan.
- Estimasi pengerjaan 60 menit, dilakukan secara mandiri.
- Hasil berupa tabel rekomendasi aktivitas pembelajaran.
Asesmen Kebugaran 2026
- Identifikasi Massa Tubuh (IMT): Mengidentifikasi status gizi melalui pengukuran tinggi dan berat badan (dilakukan mulai pendaftaran ulang hingga selama MPLS).
- Cek Denyut Jantung: Mengetahui kondisi denyut jantung sebelum dan sesudah aktivitas fisik sederhana.
- Tes Fleksibilitas: Mengukur kelenturan tubuh.
- Pelaksanaan: Cek denyut jantung dan tes fleksibilitas dilakukan pada hari kedua MPLS (Pertemuan Pagi Ceria) sesuai panduan guru PJOK atau petugas terkait.
Deteksi Dini
- Deskripsi: Instrumen untuk mengidentifikasi karakteristik dan kebutuhan perkembangan murid sebagai dasar layanan pendidikan yang inklusif dan aman.
- Komponen: Biodata Murid Baru (diisi orang tua/wali) dan Survei Pengenalan Karakteristik dan Kebutuhan Perkembangan (diisi orang tua murid TK/SD dan murid SMP, SMA, SMK).
- Informasi Lanjut: [https://cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id/deteksidini](https://cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id/deteksidini)
Skrining Murid Berkebutuhan Khusus
Deskripsi: Digunakan jika terdapat murid terindikasi berkebutuhan khusus (disabilitas atau CIBI) namun belum memiliki akses ke layanan profesional. Membantu mengenali kondisi awal fungsi sensorik, fisik, komunikasi, kognitif, serta mental-emosional.Pelaksanaan: Dilakukan oleh guru melalui asesmen fungsional sesuai panduan.
Catatan:
- Bukan untuk menetapkan diagnosis, melainkan sebagai informasi awal untuk rujukan ke layanan profesional.
- Informasi Lanjut: [https://cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id/deteksidini](https://cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id/deteksidini)
| Baca juga: MPLS Ramah! SMA Labschool Datangkan Barber untuk Rapikan Rambut Siswa |
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda