Rektor Andi Adriansyah. DOK UMB
Rektor Andi Adriansyah. DOK UMB

IUP Universitas Mercu Buana Buka: Kuliah Bahasa Inggris, Exchange ke Luar Negeri hingga Dual Degree

Renatha Swasty • 19 Mei 2026 11:28
Ringkasnya gini..
  • IUP UMB membekali mahasiswa dengan pengalaman akademik global melalui perkuliahan berbahasa Inggris, student exchange, hingga joint degree.
  • IUP menjadi bagian dari strategi universitas dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat internasional.
  • IUP Universitas Mercu Buana disiapkan untuk menjawab kebutuhan kompetensi global di dunia kerja .
Jakarta: Universitas Mercu Buana (UMB) terus memperluas akses pendidikan internasional bagi mahasiswa melalui International Undergraduate Program (IUP). Program yang berjalan sejak 2015 itu dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman akademik global melalui perkuliahan berbahasa Inggris, student exchange, hingga joint degree dengan kampus luar negeri.
  
Rektor Andi Adriansyah mengatakan IUP menjadi bagian dari strategi universitas dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat internasional.
 
“IUP menjadi wujud komitmen kami untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik internasional, pengalaman lintas budaya, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja global,” ujar Andi dalam keterangan tertulis, Selasa, 19 Mei 2026.
 
IUP menerapkan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam proses pembelajaran. Mahasiswa juga diwajibkan mengikuti program internasional sedikitnya satu kali selama masa studi sebagai syarat kelulusan.

Saat ini, program IUP tersedia di Program Studi Manajemen, Akuntansi, dan Informatika. Setiap kelas dibatasi sekitar 15 hingga 20 mahasiswa untuk menjaga efektivitas pembelajaran.
  Dalam mendukung internasionalisasi pendidikan, Universitas Mercu Buana menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri, di antaranya Beijing Institute of Technology, Zhejiang Business Technology Institute, Universiti Malaya, Universiti Sains Malaysia, dan Kyungdong University untuk program pertukaran pelajar.
 
Sementara itu, kerja sama joint degree dilakukan bersama Financial University under the Government of the Russian Federation. Melalui skema tersebut, mahasiswa berpeluang memperoleh pengakuan akademik internasional selain gelar sarjana dari Universitas Mercu Buana.
 
“Kami ingin memastikan mahasiswa Mercu Buana memiliki akses terhadap ekosistem akademik global sekaligus jejaring internasional yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” kata Andi.
 
Program ini juga diikuti mahasiswa dari berbagai negara, seperti Rusia, Pakistan, Malaysia, Taiwan, Korea Selatan, Filipina, dan Jepang. Keberagaman tersebut dinilai memperkuat pengalaman belajar lintas budaya di lingkungan kampus.
 
IUP Universitas Mercu Buana menjadi salah satu jalur pendidikan yang disiapkan untuk menjawab kebutuhan kompetensi global di dunia kerja dengan kurikulum global dan jejaring internasional yang terus diperluas.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA