Rektor UPNVJ Anter Venus. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Rektor UPNVJ Anter Venus. Medcom.id/Ilham Pratama Putra

UPNVJ Tak Pakai Nilai TKA 2025, Peluang Emas Buat Pejuang SNBP 2026!

Ilham Pratama Putra • 02 Januari 2026 10:04
Jakarta: Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 menjadi salah satu syarat bagi siswa yang ingin mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Untuk itu, siswa kelas 12 yang mendaftar SNBP 2026 mesti mengikuti TKA 2025.
 
Nilai TKA 2025 yang anjlok telah menjadi perdebatan di masyarakat. Apakah nilai tersebut masih layak dijadikan pertimbangan dalam proses SNBP 2026.
 
Sampai saat ini, panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) belum merilis informasi resmi terkait bobot nilai TKA 2025 dalam SNBP 2026. Sehingga, belum diketahui pasti posisi TKA 2025 pada SNBP 2026, selain sebagai syarat pendaftaran SNBP.

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) telah membuat keputusan terkait nilai TKA 2025 dalam SNBP 2026. Rektor UPNVJ, Anter Venus, mengatakan pihaknya tidak akan menggunakan nilai TKA.  
 
"Sementara TKA belum digunakan. Jadi UPNVJ belum manfaatkan juga (untuk SNBP)," kata Venus saat dihubungi Medcom.id, Jumat, 2 Januari 2026.
 
Ia menyebut SNBP 2026 di UPNVJ masih akan menggunakan skema lama. Penilaian berdasarkan kemampuan individu murid melalui rapor, prestasi akademik dan nonakademik serta portofolio.
 
"Kita masih pakai yang lama," sebut dia.
 
Pada SNBP 2026, kemampuan literasi calon mahasiswa, termasuk penalaran dan matematika
sebagai pertimbangan utama. Meski begitu, pihaknya tetap akan mengikuti perkembangan terkait SNBP 2026.
 
"Ya prinsipnya mengikuti pemberlakukan TKA dulu (sebagai syarat). PTN hanya ikut saja," ujar dia.
 
Sebelumnya, Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Khairul Munadi, menuturkan pemanfaatan TKA 2025 dalam SNBP 2026 diserahkan ke perguruan tinggi negeri. PTN memiliki hak dalam SNBP 2026.
 
"Itu terserah saja kan sama PTN-nya kan terserah," ujar Khairul di Jakarta, Rabu, 24 Desember 2025.
 
Dia mengatakan hasil TKA 2025 tidak akan menjadi penentu SNBP 2026. TKA hanya merupakan syarat untuk pendaftaran SNBP 2025.
 
"Ini masih dalam asesmen awal, belum digunakan sebagai penentu. Tapi itu belum digunakan untuk penentuan kelulusan," kata Khairul.
 
Ia menjelaskan TKA hanya untuk pemetaan kemampuan murid secara nasional. Sekaligus untuk menghindari 'katrol' nilai pada rapor murid.
 
Sementara itu, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, menyebut pihaknya masih mengukur bobot nilai TKA dalam SNBP 2026. Dia menyebut TKA baru bersifat sebagai validator nilai rapor murid.
 
"Yang pasti adalah TKA itu kan menjadi syarat untuk mendaftar SNBP. Dikarenakan TKA pasti digunakan sebagai validator selain rapor yang yang diunggah peserta SNBP," kata Eduart kepada Medcom.id, Selasa, 23 Desember 2025.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan