Ilustrasi/Istimewa
Ilustrasi/Istimewa

Resmi! Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan 'Teknik' Jadi 'Rekayasa', Ini Daftarnya

Bramcov Stivens Situmeang • 14 Mei 2026 16:37
Ringkasnya gini..
  • Kemendiktisaintek resmi ubah nomenklatur prodi "Teknik" jadi "Rekayasa" agar selaras dengan standar internasional.
  • Tenang aja Sobat Medcom, gelar lulusan nantinya tetap S.T. Ijazah alumni lama juga tetap sah.
  • Maba jangan bingung! Materi kuliah tetap sama persis, cuma penamaannya aja yang kini jauh lebih modern.
Jakarta: Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur sejumlah program studi di perguruan tinggi, termasuk jurusan yang selama ini dikenal dengan nomenklatur Teknik. Perubahan ini berlaku efektif sejak ditetapkan dan menyasar ratusan program studi di seluruh Indonesia.
 
Sebelum masuk ke daftar lengkap perubahannya, perlu diketahui bahwa kebijakan ini tertuang dalam Salinan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 96/B/KPT/2025 tentang Nama Program Studi pada Jenis Pendidikan Akademik dan Pendidikan Profesi. Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 9 September 2025 dan ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi.
 
Aturan ini diterbitkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 7 Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 32 Tahun 2021 tentang Penamaan Program Studi pada Perguruan Tinggi. Keputusan ini sekaligus mencabut dan menyatakan tidak berlaku Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nomor 163/E/KPT/2022 yang sebelumnya mengatur hal yang sama.

Perguruan tinggi berstatus PTN-BH, seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember, diberi fleksibilitas untuk menggunakan nama program studi yang dianggap sepadan. Karena itu, sejumlah kampus kini tengah menyesuaikan dan memperbarui data program studinya di sistem pemerintah.
 
Sebenarnya alasan di balik perubahan nama ini berkaitan dengan keselarasan dengan istilah internasional, di mana kata "Rekayasa" merupakan padanan resmi dari "Engineering". Melalui perubahan ini, pemerintah berharap lulusan perguruan tinggi Indonesia lebih mudah diakui di luar negeri dan kampus lebih mudah memperoleh akreditasi internasional.
 
Kebijakan ini sudah ketok palu dan resmi berlaku sejak ditetapkan pada 9 September 2025. "Gelar lulusannya juga tetep Sarjana Teknik (S.T.). Ijazah alumni lama juga tetap sah dan gak perlu diganti," tulis informasi di akun Instagram @akupintar.id, dikutip Kamis, 14 Mei 2026.
 
Bagi calon mahasiswa baru tidak perlu khawatir jika menemukan nama jurusan yang sudah berubah saat mendaftar. Materi perkuliahan yang dipelajari tetap sama, hanya penamaannya saja yang kini lebih modern dan selaras dengan standar internasional.
 
Berikut daftar lengkap perubahan nama jurusan dari Teknik menjadi Rekayasa beserta padanan nama dalam bahasa Inggrisnya berdasarkan Salinan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 96/B/KPT/2025:
  1. Rekayasa Berkelanjutan - Sustainability Engineering
  2. Rekayasa Bioenergi dan Kemurgi - Bioenergy Engineering and Chemurgy
  3. Rekayasa Biomedis - Biomedical Engineering
  4. Rekayasa Biosistem - Biosystem Engineering
  5. Rekayasa Pertanian dan Biosistem - Agricultural and Biosystem Engineering
  6. Rekayasa Pertanian - Agricultural Engineering
  7. Rekayasa Dirgantara - Aerospace Engineering
  8. Rekayasa Aeronautika - Aeronautics Engineering
  9. Rekayasa Elektro - Electrical Engineering
  10. Rekayasa Energi Terbarukan - Renewable Energy Engineering
  11. Rekayasa Energi Panas Bumi - Geothermal Energy Engineering
  12. Rekayasa Tenaga Listrik - Electrical Power Engineering
  13. Rekayasa Sistem Energi - Energy System Engineering
  14. Rekayasa Fisika - Physics Engineering
  15. Rekayasa Geodesi - Geodetic Engineering
  16. Rekayasa Geofisika - Geophysical Engineering
  17. Rekayasa Geologi - Geological Engineering
  18. Rekayasa Geomatika - Geomatics Engineering
  19. Rekayasa Pengindraan Jauh - Remote Sensing Engineering
  20. Rekayasa Industri - Industrial Engineering
  21. Manajemen Rekayasa - Engineering Management
  22. Rekayasa Logistik - Logistic Engineering
  23. Rekayasa Industri dan Manajemen - Industrial Engineering and Management
  24. Rekayasa Industri Pertanian - Agro-industrial Engineering
  25. Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol - Instrumentation and Control Engineering
  26. Rekayasa Instrumentasi dan Automasi - Instrumentation and Automation Engineering
  27. Rekayasa Kelautan - Ocean Engineering
  28. Rekayasa Perkapalan - Naval Architecture Engineering
  29. Rekayasa Sistem Perkapalan - Marine Engineering
  30. Rekayasa Transportasi Laut - Marine Transport Engineering
  31. Rekayasa Keselamatan - Safety Engineering
  32. Rekayasa Keselamatan Kebakaran - Fire Safety Engineering
  33. Rekayasa Kimia - Chemical Engineering
  34. Rekayasa Bioproses - Bioprocess Engineering
  35. Rekayasa Komputer - Computer Engineering
  36. Rekayasa Kosmetik - Cosmetics Engineering
  37. Rekayasa Lingkungan - Environmental Engineering
  38. Rekayasa Material - Materials Engineering
  39. Rekayasa Metalurgi - Metallurgical Engineering
  40. Rekayasa Material dan Metalurgi - Metallurgical and Materials Engineering
  41. Rekayasa Mesin - Mechanical Engineering
  42. Rekayasa Manufaktur - Manufacturing Engineering
  43. Rekayasa Mekatronika - Mechatronics Engineering
  44. Rekayasa Nuklir - Nuclear Engineering
  45. Rekayasa Perminyakan - Petroleum Engineering
  46. Rekayasa Minyak dan Gas - Oil and Gas Engineering
  47. Rekayasa Pertambangan - Mining Engineering
  48. Rekayasa Perumahsakitan - Hospital Engineering
  49. Rekayasa Sipil - Civil Engineering
  50. Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan - Infrastructure and Environmental Engineering
  51. Rekayasa Transportasi - Transportation Engineering
  52. Rekayasa Sumber Daya Air (Pengairan) - Water Resources Engineering
  53. Rekayasa Perkeretaapian - Railway Engineering
  54. Rekayasa Telekomunikasi - Telecommunications Engineering
  55. Rekayasa Hayati - Bioengineering
  56. Rekayasa Tekstil - Textile Engineering
  57. Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan - Robotics Engineering and Artificial Intelligence

Catatan penting:

Sebagai informasi, Rekayasa masih bisa menggunakan kata Teknik.
 
Nah, itulah daftar Jurusan Teknik yang kini diubah menjadi Rekayasa. Jadi, adakah Sobat Medcom yang tertarik kuliah di jurusan ini?
 
Baca juga:  Wacana Penutupan Prodi Tak Relevan dengan Industri, Rektor UNS: Tidak Semudah Itu


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA