NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: MI/Gino Hadi
Ilustrasi. Foto: MI/Gino Hadi

Berbahaya, Guru Masih Diwajibkan ke Sekolah

Pendidikan Virus Korona
Muhammad Syahrul Ramadhan • 17 Maret 2020 12:54
Jakarta: Federasi Serikat Guru menyayangkan sekolah yang masih belum memberlakukan Kerja Dari Rumah (KDR) bagi guru-gurunya. FSGI memandang ini kebijakan sekolah yang membahayakan, tak hanya bagi keselamatan guru di tengah virus Korona yang terus meningkat, namun juga masyarakat luas.
 
Berdasarkan laporan yang diterima, ada beberapa daerah yang masih mewajibkan gurunya untuk berangkat ke sekolah. Bahkan kebijakan tersebut diterapkan untuk alasan yang sangat sepele, yakni mengisi absen masuk dan keluar menggunakan mesin finger print.
 
Baca juga:Sekolah Diliburkan, Ruangguru Laku Keras Kalahkan TikTok

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Misal di Jawa Barat, seperti Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Garut, Tangerang, masih ada sekolah-sekolah yang mewajibkan guru masuk sekolah. Kami melihat kebijakan ini sangat berbahaya bagi kesehatan guru. Dan berpotensi akan berbahaya juga bagi kesehatan keluarga mereka dan orang di sekelilingnya,” kata Wakil Sekjen, Satriwan Salim kepada Medcom.id, di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.
 
Untuk itu ia meminta Pemerintah Daerah (Pemda) segera memberikan kepastian kerja kepada para guru, baik sekolah negeri maupun swasta dalam bentuk Surat Edaran bekerja dari rumah. Surat edaran itu nantinya bisa menjadi pedoman dalam ikatan pekerjaannya sebagai pendidik.
 
Baca juga:Tujuh Pilihan Aplikasi Belajar Online Selain Rumah Belajar
 
Ia pun mengingatkan, agar Pemda bergerak cepat dalam mengeluarkan Surat Edaran KDR untuk guru tersebut. FSGI meminta, jangan sampai ada tindakan diskriminatif terhadap profesi guru.
 
“Apalagi banyak dari guru-guru yang berusia senior, yang berpotensi terpaparnya tinggi,” ujarnya.
 
Sementara untuk guru, FSGI meminta para guru untuk mengelola pembelajaran secara daring dari rumah. Para guru bisa memanfaatkan portal e-learning sekolah dan juga memanfaatkan kanal pembelajaran daring Kemendikbud Rumah Belajar atau kanal-kanal swasta lainnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif