CEO PT. Juragan Kapal Indonesia Adi Lingson mengatakan, kapal ini dikembangkan saat dirinya menjadi mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bersama Dosen Teknik Perkapalan UI, Hadi Tresno Wibowo.
Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan memberikan pendampingan dan pendanaan melalui program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT). PT Juragan Kapal Indonesia sudah beromzet Rp6,5 miliar dan Kapal ini akan dikomersialisasikan sebagai Kapal Penangkap Ikan Cucut Nusantara.
“(Kapal ini) akan langsung dikirim ke Politeknik Perikanan Negeri Tual dari Tanjung Pasir dengan estimasi berlayar selama 12 hari,” kata Nasir dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Senin, 14 Juli 2019.
Nantinya Kapal Penangkap Ikan Cucut Nusantara ini akan diserahkan ke Politeknik Perikanan Negeri Tual. Sebagai sarana pembelajaran konsep teaching industry bagi para mahasiswa untuk penangkapan ikan.
Baca: Menteri Nasir Hadiri ISS 2019 Naik Gesits
Menurutnya, Kapal ini memiliki kualitas dan biaya produksi yang jauh lebih efisien, dibandingkan dengan kapal berbahan fiber.
“Dengan biaya produksi yang jauh lebih efisien serta memiliki daya tahan produk sekitar 15 – 20 tahun, kapal ini hanya memerlukan perawatan satu atau dua tahun sekali. Diharapkan dapat mendukung terus produk inovasi anak bangsa Indonesia,” ujar Nasir.
Mantan Rektor Terpilih Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini berharap Kapal Pelat Datar akan bersertifikat tahun ini. Sehingga di 2020 nanti bisa diproduksi secara massal.
“Kapal tidak ada artinya kalau kita tidak tersertifikasikan, karena adanya risiko keamanan, risiko kecelakaan yang harus dihidari. Jangan sampai setelah kapal diproduksi, terjadi kecelakaan yang diakibatkan dari teknologi yang digunakan,” papar Nasir.
Perlu diketahui, spesifikasi Kapal Pelat Datar ini memiliki dimensi panjang 15,5 meter dan lebar 4 meter dengan tonase 28 GT. Kapasitas tangki bahan bakarnya 16,4 ton dan memiliki tangki air tawar 7,5 ton.
Kapal ini memiliki ruang penyimpanan ikan sebesar 20 meter kubik dan ruang air blast freezer sebesar 8 meter kubik. Jumlah kru yang bisa diangkut sebanyak 10 hingga 13 orang, serta ruang kapal dilengkapi dengan kamar mandi dan dapur.
Selain itu, Perlengkapan navigasi dan telekomunikasi kapal ini mencakup kompas, GPS, echo sounder, VHF radio, dan SSB radio. Kapal ini memiliki life time hingga 20 tahun dan dapat direcycle.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News