Sekolah Diminta Dongkrak Akademis Siswa Demi Diterima di PTN

Husen Miftahudin 05 Maret 2018 22:04 WIB
snmptn
Sekolah Diminta Dongkrak Akademis Siswa Demi Diterima di PTN
Ilustrasi - Medcom.id
Jakarta: Pengamat Pendidikan Arief Rachman menyatakan hanya sepertiga lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang bisa masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Hal tersebut lumrah lantaran sisa lulusan SMA yang lainnya mengambil kampus swasta atau bimbingan belajar (bimbel) terlebih dahulu.

"Dua per tiganya mungkin harus ngambil akademik (kampus swasta), harus ambil kursus-kursus dulu baru tahun depan ikut lagi, seperti itu. Ini terjadi tiap tahun," ujar Arief saat dihubungi Medcom.id, Jakarta, Senin, 5 Maret 2018.


(Baca juga: Pengamat: Hanya Sepertiga Lulusan SMA Masuk PTN)

Guru Besar Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu meminta seluruh sekolah mendongkrak akademik siswa. Hal itu agar lulusan SMA bisa diterima di universitas-universitas negeri di Indonesia.

"Jadi kelas XII itu harus punya program itu, kalau mereka enggak punya punya program itu ya nanti akhirnya enggak bisa terserap seluruhnya. Itu sebabnya bimbel di seluruh Indonesia itu masih laku," tukas Arief.

Menurutnya, tak ada salahnya bagi lulusan SMA mengambil bimbel. Sebab bimbel memberi bekal bagi mereka agar siap menghadapi seleksi masuk kampus-kampus negeri di Indonesia.

"Bimbel itu menambah kemampuan siswa karena di bimbel itu latihan soal. Kalau di sekolah itu konsep," ungkap dia.

(Baca juga: Baru 45% Siswa Mendaftar SNMPTN)

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) telah memasuki masa pendaftaran, 21 Februari sampai dengan 6 Maret 2018. Namun hingga Minggu, 4 Maret 2018, pendaftar SNMPTN baru sebanyak 468.205 siswa dari 1.033.288 siswa yang lolos tahap pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Jumlah pendaftar SNMPTN terbilang sedikit karena baru sekitar 45 persen dari total siswa yang boleh mendaftar. Ketua SNMPTN 2018 Profesor Ravik Karsidi mengimbau agar siswa yang lolos verifikasi PDSS segera mendaftar.

"Mengingat batas waktu pendaftaran sudah semakin mendekat, kami mengimbau pada siswa untuk segera melakukan pendaftaran SNMPTN secepatnya," harap dia.





(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id