"Kali ini kita meneguhkan lima profesor dan akhirnya menjadi 45 profesor di UPH," kata Rektor UPH, Jonathan L. Parapak dalam keterangannya, Senin 20 April 2026.
Sebanyak 5 guru besar yang dikukuhkan tersebut memiliki berbagai bidang keilmuan. Salah satunya di bidang pendidikan. Adapun guru tetap pada bidang ilmu pendidikan yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Ir. Khoe Yao Tung, M.M., MKom., M.Sc.Ed.,M.Ed., DTh.
Dalam orasi ilmiahnya, Khoe menyoroti fungsi Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan. Ia merasa Indonesia perlu lebih adaptif lagi mengembangkan pembelajaran berbasis AI.
| Baca juga: Rerie: Institusi Pendidikan Harus Mampu Bangun Kepekaan Sosial Masyarakat |
"Karena pada dasarnya kita masih belum siap ya. Dan memang AI ini enggak bisa dibendung," tutur dia.
Lebih lanjut, ia menerangkan jika pembelajaran berbasis AI harus memiliki koridor yang jelas. Perlu kode etik dalam pemanfaatannya.
"Nah itu perlu diregulasi. Kalau enggak, kita akan terus dituntun oleh pemakaian-pemakaian yang liar ya," kata Khoe.
Khoe juga berharap agar pendidik tidak perlu ragu memanfaatkan AI. Tujuannya agar anak juga terbiasa dengan AI dan mampu memanfaatkannya dengan baik.
"Karena hidup kita tidak bisa dilepaskan dari AI sekarang. Apapun. Kita nggak bisa larang, kita juga nggak bisa hindari, kita justru harus memanfaatkannya, tapi dengan frame-frame tertentu," tegas dia.
Selain Khoe, UPH juga mengukuhkan 4 guru besar lainnya sebagai berikut:
- Guru Besar Tetap pada Bidang Ilmu Manajemen Hospitality dan Tourism, Juliana;
- Guru Besar Tetap pada Ilmu Financial Audit dan Forensic Audit, Tanggor Sihombing;
- Guru Besar Tetap pada Bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia, Ardi;
- Guru Besar Tetap pada Bidang Ilmu Politik, Thomas Tokan Pureklolon;
| Baca juga: Resmi Jadi Guru Besar UPH, Prof. Antonia Anna Lukito Tekankan Kalsifikasi Koroner untuk Cegah Penyakit Jantung |
Lebih lanjut, Rektor UPH, Jonathan L. Parapak kembali menjelaskan penambahan guru besar di UPH akan terus berlanjut. Dia menyebut, dalam waktu dekat akan ada 5 guru besar lagi yang akan dikukuhkan.
"Dan saya boleh umumkan bahwa dalam waktu yang singkat akan tambah lima lagi profesor, sehingga kita akan memiliki atau meluluskan 50 profesor," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News