Kekhawatiran akan kesiapan kerja ini semakin relevan dengan kondisi career mismatch, karena 35-36 persen pemuda Indonesia bekerja tidak sesuai dengan tingkat pendidikannya. Laporan World Economic Forum bahkan memprediksi sekitar 22 persen pekerjaan global akan berubah pada tahun 2030, menuntut generasi muda memiliki keterampilan yang lebih adaptif.
“AI tidak hadir untuk menggantikan posisi manusia, melainkan menjadi alat pendukung yang mempermudah pekerjaan. Mahasiswa tidak cukup hanya dibekali teori, tetapi juga perlu mendapatkan pengalaman nyata, kemampuan adaptasi, kreativitas, pemahaman bisnis, serta literasi teknologi,” ujar Direktur Kampus BINUS @Alam Sutera, Lim Sanny, dalam acara Media Gathering di Gedung Kampus Binus @Alam Sutera, Senin, 22 Juni 2026.
Oleh sebab itu, BINUS menerapkan kebijakan untuk seluruh program studi, mulai dari rumpun bisnis, desain, hingga teknologi, kini mempelajari AI sebagai bagian dari pembelajaran. Hal ini diterapkan secara menyeluruh, mulai dari proses pengajaran, pembelajaran, hingga sistem layanan kampus.
Komitmen BINUS menghadirkan pendidikan berkualitas turut diperkuat oleh pencapaian terbaru di kancah global. BINUS University kembali mempertahankan posisinya sebagai universitas swasta terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings 2027, sekaligus tercatat berada pada kelompok 901-950 dunia.
Baca Juga :
Saat AI & Sustainability Jadi Kunci Masa Depan!
Selain kesiapan karier, faktor finansial juga menjadi pertimbangan penting bagi orang tua dalam menentukan pendidikan tinggi anak. Lim menegaskan pendidikan perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang yang manfaatnya mulai dirasakan sejak masa kuliah, bukan hanya setelah lulus.
“Kami memahami bahwa orang tua tidak hanya mempertimbangkan kualitas akademik, tetapi juga bagaimana pendidikan tersebut dapat memberikan nilai bagi masa depan anak,” ujar Lim.
Karena itu, BINUS menghadirkan berbagai dukungan, termasuk beasiswa, pengalaman industri, serta ekosistem pembelajaran yang membantu mahasiswa berkembang secara optimal. Melalui pendekatan yang mengintegrasikan pembelajaran akademik, pengalaman industri, dan pemanfaatan teknologi, BINUS Alam Sutera berupaya menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Ke depannya, pendidikan tinggi diharapkan menjadi langkah yang memberi keyakinan bahwa anak memiliki arah, pengalaman, dan kesiapan menghadapi dunia kerja yang terus berubah. (Talitha Islamey)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda