Rektor Unika Atma Jaya, Agustinus Prasetyantoko.  Foto: Medcom.id/Citra Larasati
Rektor Unika Atma Jaya, Agustinus Prasetyantoko. Foto: Medcom.id/Citra Larasati

Kuliah Daring Atma Jaya Diganjar Bintang Lima dari QS Star

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 30 Mei 2020 14:57
??Jakarta: Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya Jakarta mendapat predikat bintang lima dalam penerapan belajar daring. Predikat itu diberikan oleh Lembaga Internasional pemeringkatan Universitas di seluruh dunia, QS Star.
 
"Hal ini diiringi dengan berkembang pesatnya teknologi digital yang mendorong perguruan tinggi untuk melakukan sistem perkuliahan daring atau biasa disebut online learning," ujar Rektor Unika Atma Jaya, Agustinus Prasetyantoko dalam keterangannya, Sabtu 30 Mei 2020.
 
Dia menyebut, sudah seharusnya perguruan tinggi baik negeri dan swasta harus cepat bertransformasi. Perguruan tinggi harus memiliki metode pembelajaran yang masif, cepat, dan kompleks.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agustinus menyebut ada banyak hal yang menjadi penilaian QS Star. Setidaknya penilaian tersebut meliputi tiga komponen utama.
 
"Student faculty engagement, Student interaction, dan Student services and technology," terang Agus.
 
Untuk meraih poin maksimal, pihaknya harus membuktikan jika dosen mampu berinteraksi dengan mahasiswa dalam menjalankan kuliah daring. Serta dukungan terhadap layanan dan teknologi di balik layar kuliah daring.
 
"Contoh dukungan ini adalah tersedianya Learning Management System (LMS) seperti Moodle dan Microsoft Teams, Office 365, tersedianya Massice Open and Online courses (MOOC) AtmaZeds, serta digital library AtmaLib," jelas dia.
 
Baca juga: S-2 Terapan Indonesia 'Dijodohkan' dengan Kampus Internasional
 
Selain ketiga komponen utama itu, penilaian juga menyangkut komitmen pimpinan terhadap kuliah daring yang menghasilkan skor sempurna. Hal ini dibuktikan dari rekam jejak kebijakan, termasuk kebijakan dan keputusan menggunakan kuliah daring secara masif dalam masa pandemi covid-19 sejak Maret 2020.
 
Lebih lanjut, Kampus yang menjadi mitra beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id ini mengaku tak mau lekas puas atas capaian tersebut. Transformasi digital terus dilakukan melalui program kuliah daring, digitalisasi sistem, serta kolaborasi dengan platform daring.
 
"Hal tersebut menjadi daya dorong ekstra bagi Unika Atma Jaya untuk mengedepankan pembelajaran bagi semua mahasiswa, termasuk juga pengembangan karakter peserta didik," kata dia.
 
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-Dikti) Wilayah III DKI Jakarta, Agus Setyo Budi mengapresiasi prestasi Unika Atma Jaya. Dia menyebut Unika Atma Jaya dapat menjadi contoh perguruan tinggi yang berada di wilayah kepemimpinannya.
 
"Pembelajaran daring menjadi solusi utama Perguruan Tinggi, terutama pada masa pandemi covid-19 ini. Dalam situasi seperti ini pula, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan penyelenggaraan fasilitasi dan mutu pada pendidikan tinggi tetap harus berjalan. Semoga bisa menginspirasi perguruan tinggi lainnya," ujar Agus.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif